SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten Bogor dan Cianjur tunda pembangunan jalur Puncak II. Haal itu disebabkan belum ada kejelasan danri pemerintah pusat.
Untuk di Cianjur sendiri, pembangunan jalur Puncak II kembali dihentikan ada di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat.
Ditundanya pembangunan jalur Puncak II itu karena Pemkab Cianjur dan Bogor masih menunggu kabar dari pemerintah pusat.
"Pemkab Cianjur dan Pemprov Jabar masih menunggu kabar dari pemerintah pusat, sehingga proses pembangunan jalur Puncak II terbengkalai, dampaknya macet panjang di jalur utama Puncak masih terjadi," kata Bupati Cianjur, Herman Suherman di Cianjur, mengutip dari Antara.
Ia belum dapat memastikan kelanjutan pembangunan lanjutan jalur Puncak II, mengingat sebagian jalur utama akan dikerjakan melalui arahan kementerian terkait.
Herman mengakui kondisi pandemi COVID-19 saat ini membuat banyak pagu anggaran yang harus dialihkan untuk penanganan pandemi. Namun, Pemkab Cianjur sudah menganggarkan Rp6 miliar untuk pembangunan existing jalur Puncak II, mulai dari Ciseureuh hingga Arca sepanjang 12 kilometer.
"Harapan kami, segera dibangun untuk antisipasi kemacetan di jalur Puncak karena setelah pelonggaran PPKM level 2, antrian kendaraan kembali terlihat dan solusinya jalur Puncak II," katanya.
Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengatakan pembangunan jalur Puncak II, merupakan solusi satu-satunya untuk mengatasi kemacetan di Jalur Puncak. Pengerjaan ini diharapkan dapat mengurangi beban jalur utama Puncak yang selalu macet setiap akhir pekan.
"Kami berharap pemerintah pusat, dapat segera merealisasikan pembangunan jalur Puncak II, sebagai solusi macet parah setiap akhir pekan dan libur panjang di jalur Puncak. Kita akan dorong agar segera terwujud," katanya.
Baca Juga: Petani Milenial Minta Ini ke Bupati Bogor
Berita Terkait
-
Ombudsman Beri Waktu Sebulan, Fasilitas 'Bilik Sultan' di Lapas Cibinong Harus Rata dengan Tanah
-
Sungai Cileungsi Menghitam Saat Kemarau, Pakar Ungkap Penyebabnya
-
Dua Tersangka Konten Porno 'A Day in My Life' Positif HIV
-
Dua Pria Ditangkap Polres Bogor, Produksi 20 Video Porno dan Raup Rp19 Juta
-
Polda Metro Usut Kasus Mafia Tanah PTSL Bogor: Beda dengan KPK
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
BRI InFrame 2026 Ajak Masyarakat Abadikan Geliat Ekonomi Indonesia
-
Baru Bertindak Usai Viral di Medsos, DLH Kota Bogor Kandangkan Truk Sampah Penambal Triplek
-
Kasus Korupsi di Bogor Disorot Tajam
-
Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok
-
Sabu Rp25 Miliar dalam Karung Beras: Kakek 61 Tahun Ditangkap di Parung Bogor