- Festival musik Pesta Bebas Berselancar akan digelar di Cibinong pada 20 hingga 21 Juni 2026 mendatang.
- Penyelenggara menghadirkan 24 delegasi musik untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kreatif serta ekonomi lokal di Kabupaten Bogor.
- Pihak penyelenggara dan Pemkab Bogor memastikan standar keamanan serta kenyamanan pengunjung melalui persiapan jalur evakuasi darurat.
SuaraBogor.id - Para pencinta musik di Bogor dan sekitarnya bersiap menyambut festival musik akbar, Pesta Bebas Berselancar (PBB) akan kembali menggebrak Cibinong selama dua hari penuh yakni pada 20-21 Juni 2026, menampilkan 24 delegasi yang siap memanaskan panggung.
Memori Fun Club selaku penyelenggara, bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, menegaskan prioritas utama pada keamanan dan kenyamanan pengunjung, sekaligus memberikan ruang bagi musisi lokal dan pertumbuhan ekonomi kreatif.
CEO Memorise Fun Club, Aditiya, menyampaikan bahwa aspek keamanan dan kenyamanan adalah target utama dalam penyelenggaraan PBB.
"Target pertama kenyamanan, itu target utama karena memang keamanan itu penting, tapi setiap event pasti ada kendalanya. Kita akan pelebaran pengamanan dari mulai Polisi, Damkar dan ambulans semuanya. Emergency exit kita itu jadi yang utama juga buat kita," ujar Aditiya, di Kota Bogor, kepada wartawan, Kamis (7/5/2026).
Komitmen terhadap keselamatan ini sangat krusial, terutama untuk acara berskala besar yang melibatkan ribuan penonton. Keterlibatan berbagai pihak keamanan, seperti Polisi, Damkar, dan ambulans, menunjukkan persiapan yang matang untuk mengantisipasi segala kemungkinan.
Perencanaan jalur evakuasi darurat (emergency exit) juga menjadi fokus utama, menjamin pengunjung dapat keluar dengan aman jika terjadi insiden yang tidak diinginkan.
Aditiya menegaskan komitmen mereka terhadap Cibinong sebagai "rumah" bagi PBB. "Mengenai PBB akan dilaksanakan di selain Bogor Cibinong? Kita sudah komitmen itu rumah kita, kita akan menjaga rumah kita. Mungkin kalau ada harapan dari kota lain, kita juga akan melakukan kordinasi dengan semuanya. Tapi untuk saat ini Cibinong Bogor itu adalah rumah kita, kita harus jaga rumah kita," tegasnya.
Fokus di Cibinong ini bertujuan untuk mengembangkan ekosistem musik dan acara di wilayah tersebut. Dengan menghadirkan 24 delegasi selama dua hari, PBB diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga platform bagi band-band baru untuk unjuk gigi dan menggerakkan ekonomi kreatif lokal.
Dukungan penuh datang dari Pemkab Bogor. Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata, Darmawan Yoga Swara, menyatakan bahwa Pemkab Bogor sangat mendukung acara ini.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Ngopi Wajib Kunjung di Dramaga: Budget Aman, Kualitas Bintang Lima
"Karinding dari Kecamatan Jasinga akan ditampilkan, untuk PBB sendiri membantu pertumbuhan festival musik seperti PBB ini, semoga ke depan bisa meriah kembali, kami dari Pemkab Bogor sangat mensupport acara ini," katanya.
Kehadiran kesenian tradisional seperti Karinding dari Kecamatan Jasinga dalam festival musik modern adalah perpaduan menarik yang dapat memperkenalkan budaya lokal kepada generasi milenial dan anak muda urban.
Dukungan pemerintah ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan festival musik dan ekonomi kreatif di Kabupaten Bogor.
PBB siap menjadi salah satu festival musik paling ditunggu di Jawa Barat tahun ini. Dengan line-up 24 delegasi dan komitmen terhadap keamanan berikut listnya;
Day 1 (20 Juni 2026)
Senandung Penghujung Senja (Parade Hujan, Danilla dan Endah N Rhesa), Selamat Datang Sembali (Seringai), Tulus Perunggu, Nadin Amizah, Alkateri, The Panturas: Set Jepun, White Swan, Silampukau, DNA MR Parkz, Polka Wars bersama Alahad, The Kuda.
Day 2 (21 Juni 2026)
Ayu Ting-Ting, Reality Club, Sal Priadi, Festvlst, kelompok penerbang roket, Pee Wee Gaskins, Sukses lancar rezeki, The Adams, Biru Baru, Skandal and Swellow.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Tempat Ngopi Wajib Kunjung di Dramaga: Budget Aman, Kualitas Bintang Lima
-
Warga Kayumanis Tolak Pembangkit Sampah, Camat: Sosialisasi Pemkot Belum Merata
-
Ini Dia Alasan Kenapa HJB Ke-544 Bogor Digelar di Desa Malasari
-
Pertama dalam Sejarah! HJB ke-544 Dipusatkan di Kaki Gunung Halimun Salak
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir
-
Catat Tanggalnya! Mulai 20 Juni, Kebun Raya Bogor Hadirkan Pameran Hasil Bumi
-
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Penghentian Sementara Makan Bergizi Gratis di Kota Depok
-
KPK dan Ombudsman Pantau SPMB Cianjur, Kepala Sekolah Nekat Pungli Bakal Kena Sanksi Berat
-
Tatap Kualifikasi Piala Dunia, Prabowo: Apa Pun yang Bisa Kita Support Buat Timnas, Saya Lakukan