Andi Ahmad S
Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB
Ilustrasi Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok. [Envato Elements]
Baca 10 detik
  • Polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan sadis berinisial SA di Pandeglang, Banten, pada Rabu, 5 Agustus 2026.
  • Jasad korban mutilasi tanpa identitas ditemukan terikat dalam karung di Pancoran Mas, Depok, pada Selasa, 4 Agustus 2026.
  • Penyidik masih mendalami motif, hubungan pelaku dengan korban, serta mencari potongan tubuh korban yang belum ditemukan.

SuaraBogor.id - Pelarian SA, terduga pelaku pembunuhan sadis dalam kasus penemuan mayat dalam karung di Kavling Depkes, Pancoran Mas, Depok, akhirnya terhenti.

Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil membekuk pelaku saat melarikan diri di wilayah Pandeglang, Banten, pada Rabu (5/8/2026) dini hari sekitar pukul 04.15 WIB.

Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendra Kartika, membenarkan penangkapan tersebut. Hingga saat ini, penyidik masih terus mendalami motif serta hubungan antara SA dan korban. Polisi juga masih menyisir keberadaan potongan tubuh korban yang belum ditemukan.

"Pelaku ditangkap oleh Tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya hari Rabu, tanggal 5 Agustus 2026, pukul 04.15 WIB, di Pandeglang, Banten, saat melarikan diri," kata Dimitri.

Hingga kini, penyidik masih mendalami hubungan SA dengan korban yang jasadnya ditemukan di dalam karung di kawasan Depok pada Selasa (4/8).

“Masih pendalaman,” ujar Dimitri.

Pihaknya juga belum memastikan keberadaan bagian tubuh korban yang belum ditemukan.

“Nanti diinfokan kembali,” terang Dimitri.

Sebelumnya, kepolisian menyebutkan jasad pria tak dikenal yang ditemukan dalam kondisi terikat di dalam karung di lapangan Kavling Depkes, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, diduga merupakan korban mutilasi.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Penghentian Sementara Makan Bergizi Gratis di Kota Depok

“Saat ditemukan, kondisi jasad tangan terikat, dibungkus karung dan plastik hitam,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama di Jakarta, Selasa (4/8).

Menurut dia, dalam penemuan jasad itu, hanya terdapat bagian kepala, badan dan kedua tangannya, sementara kedua kaki sampai pangkal paha sudah tidak ada.

Made mengungkapkan petugas juga menemukan luka sayatan pada bagian leher dan tidak ditemukan identitas korban, sehingga diduga merupakan korban dimutilasi.

Pihaknya pun akan memberikan keterangan resmi setelah proses autopsi yang dilakukan bersama tim dokter forensik di Rumah Sakit Polri Kramat Jati selesai.

“Untuk itu, identitas korban nanti kami akan sampaikan setelah kita mendapatkan kepastian,” tutur Made. [Antara].

Load More