SuaraBogor.id - Pemerintah kembali perpanjang PPKM atau Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 4, 3, dan 2 di Pulau Jawa-Bali hingga 20 September 2021.
PPKM diperpanjang kembali itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan.
Luhut sapaan akrabnya mengatakan bahwa pemerintah akan terus memberlakukan PPKM dengan evaluasi dilakukan setiap pekan.
“Pemerintah hari ini sekali lagi mempertegas pertanyaan banyak orang kapan PPKM Level Jawa Bali ini akan terus diberlakukan. Pemerintah menegaskan akan terus memberlakukan PPKM Level ini di seluruh wilayah Jawa Bali dan melakukan evaluasinya tiap satu minggu guna menekan angka kasus konfirmasi dan tidak mengulang kejadian yang sama di kemudian hari,” ucap Luhut dalam keterangan update PPKM yang disiarkan virtual, Senin (13/9/2021) malam.
Kali ini PPKM akan berlanjut hingga 20 September dan dalam penerapan PPKM pekan lalu, level PPKM di Provinsi Bali turun menjadi level 3.
Sehingga pada penerapan PPKM pekan ini hanya ada 3 kabupaten kota yang berada pada level 4 dari sebelumnya ada 11 kabupaten kota.
“Situasi yang membaik menurunkan level PPKM yang lebih cepat dari perkiraan kita. Tapi kecepatan vaksinasi, aplikasi peduli lindungi, dan penerapan prokes masih tertinggal,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa penerapan PPKM merupakan alat ukur pemerintah dalam mengendalikan Covid-19.
Meski terjadi penurunan kasus namun Luhut mengingatkan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Baca Juga: PPKM Level 3 Jakarta, Polda Metro Jaya Perpanjang Sistem Ganjil Genap
“PPKM alat kita memonitor, kalau dilepas tidak dikendalikan khawatir ada gelombang berikutnya karena melihat pengalaman negara lain,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Andalkan AI Benahi Desil, Luhut: Orang Tak Bisa Sembunyikan Data Lagi
-
Prabowo dan Luhut Bahas Ketahanan Ekonomi, GovTech Dipercepat agar Bansos Lebih Tepat Sasaran
-
Evaluasi MBG, Luhut Soroti Pelaksanaan Serentak
-
Luhut Warning Prabowo: Ancaman Ekonomi Mengintai RI Setelah Juli 2026
-
Luhut Ungkap Prabowo Mau Kasih Bansos Tunai Rp5,4 Juta/Orang, Penerimanya Disaring Pakai AI
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil
-
KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa di Disdik Bogor
-
Stok Melimpah 640 Ribu Blanko, Cetak e-KTP di Kabupaten Bogor Tak Perlu Antre Lama
-
6 Fakta Tawuran 400 Anggota Gangster di Cibinong, Hingga Rudy Susmanto Turun Tangan Jam 3 Pagi
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor