Andi Ahmad S
Selasa, 24 Februari 2026 | 22:31 WIB
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim [Pemkot Bogor]
Baca 10 detik
  • Pemkot Bogor memulai pembangunan jalur pengganti Jalan Saleh Danasasmita dengan pekerjaan awal *cut and fill*.
  • Lahan pengganti berukuran 18 meter lebar dan 230 meter panjang telah dibebaskan untuk konstruksi jalan.
  • Konstruksi jalan oleh Pemprov Jabar diperkirakan memakan waktu enam hingga tujuh bulan setelah penyiapan lahan selesai.

SuaraBogor.id - Kemacetan dan gangguan akses di Jalan Saleh Danasasmita, Kota Bogor, yang selama ini dikeluhkan pengguna jalan, kini akan segera menemukan solusi.

Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, mulai menyiapkan jalur pengganti Jalan Saleh Danasasmita melalui pekerjaan cut and fill sebagai tahap awal pembangunan trase baru. Proyek ini bertujuan memulihkan akses masyarakat yang terdampak dan mengurai kemacetan di area tersebut.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan pekerjaan penyiapan lahan dimulai Senin ini, setelah seluruh lahan dinyatakan aman, jelas, dan telah dibebaskan oleh pemerintah kota.

"Kita lihat di lapangan, insya Allah lahan sudah aman, sudah clear, dan sudah dibebaskan oleh Pemerintah Kota Bogor. Besok akan kita laksanakan cut and fill serta penebangan beberapa pohon sebagai bagian dari dimulainya proyek konstruksi," ujarnya.

Proyek jalur pengganti ini menjadi langkah penting untuk memastikan mobilitas masyarakat kembali lancar setelah akses sebelumnya terganggu.

Pemkot Bogor, kata Dedie, fokus pada penyiapan lahan agar konstruksi dapat segera berjalan. Lahan yang disiapkan memiliki lebar sekitar 18 meter dengan panjang kurang lebih 230 meter.

Setelah tahap penyiapan lahan selesai, pekerjaan konstruksi jalan akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Saat ini, proses konstruksi masih berada pada tahap lelang guna menentukan kontraktor pelaksana. Pemkot Bogor sebelumnya telah menuntaskan proses pembebasan lahan pada tahun anggaran 2025.

Menurut Dedie A Rachim, tahap cut and fill diperkirakan memakan waktu satu hingga dua minggu, termasuk penataan kontur tanah dan pemangkasan atau relokasi pohon yang berada di area trase baru.

Baca Juga: Ini 4 Lokasi Takjil Paling Lengkap dan Murah untuk Buka Puasa di Ciawi Bogor

Sementara itu, pekerjaan konstruksi jalan oleh Pemprov Jawa Barat diperkirakan berlangsung selama enam hingga tujuh bulan hingga jalur dapat difungsikan secara optimal. Ini adalah target penyelesaian proyek yang harus dikawal bersama.

Dedie berharap dukungan masyarakat agar proses pembangunan berjalan lancar, mengingat proyek ini ditujukan untuk memberikan kepastian akses bagi warga.

"Kami mohon doa dari masyarakat agar proyek ini berjalan lancar. Ini semata-mata untuk membantu masyarakat yang selama ini aksesnya terganggu, dan sudah ada kepastian bahwa jalur ini akan dijadikan trase pengganti," katanya. [Antara].

Load More