- Penyelidikan kecelakaan maut di Jalan Raya Bogor Km 45 difokuskan pada tersangka AF karena dugaan pengaruh alkohol atau narkoba.
- Kecelakaan terjadi karena tersangka AF melawan arus di Cibinong, menabrak korban MMA yang berada di jalur semestinya.
- Tersangka AF berhasil diamankan tak jauh dari lokasi kejadian setelah sempat melarikan diri, kini penyidikan menggunakan pendekatan SCI.
SuaraBogor.id - Kasus kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Bogor Km 45, Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, yang menewaskan pengendara berinisial MMA, kini memasuki babak baru yang lebih mendalam.
Satlantas Polres Bogor tengah mendalami kemungkinan adanya pengaruh alkohol maupun narkoba pada tersangka AF (25), pengendara yang diduga menjadi penyebab kecelakaan fatal tersebut.
Kasatlantas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto, menyatakan, pemeriksaan terhadap tersangka AF tidak hanya fokus pada unsur kelalaian dan tindakan melawan arus, tetapi juga mencakup prosedur tes alkohol dan narkoba.
"Terkait dengan urine dan dugaan pengaruh alkohol, masih kami dalami," kata Afif pada Senin, 23 Februari 2026.
Ini adalah langkah serius polisi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan dan memastikan penegakan hukum yang komprehensif.
Seperti diketahui, kecelakaan di Pakansari Cibinong terjadi saat tersangka AF melaju melawan arus di Jalan Raya Bogor dan bertabrakan dengan korban MMA yang berada di jalur yang benar.
Seusai kejadian, tersangka AF sempat melarikan diri. Namun, berkat kesigapan petugas yang saat itu sedang melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) serta bantuan dari masyarakat sekitar, tersangka berhasil diamankan sekitar 500 meter dari lokasi kejadian.
Iptu Afif Widhi Ananto menegaskan, seluruh proses penyidikan dilakukan sesuai prosedur kepolisian dengan pendekatan Scientific Crime Investigation (SCI).
"Kami melakukan penyidikan secara cepat, profesional, dan transparan berdasarkan fakta di lapangan," pungkasnya.
Baca Juga: Polres Bogor Resmi Tahan Majikan ASN BPK Pelaku KDRT ART di Gunung Putri
Pendekatan SCI ini diharapkan dapat memberikan hasil yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, terutama dalam menguak faktor pendukung kecelakaan seperti pengaruh alkohol atau narkoba.
Berita Terkait
-
Polres Bogor Resmi Tahan Majikan ASN BPK Pelaku KDRT ART di Gunung Putri
-
Maut di Jalan Raya Jakarta Bogor! Pengendara Motor Tewas Usai Tabrakan Lawan Arus di Pakansari
-
Serbu! 4 Spot Berburu Takjil Paling Hits di Dramaga Bogor untuk Mahasiswa IPB
-
Berburu Takjil Hingga Produk Lokal, Festival Ramadan Hadir di Stadion Pakansari dan Tegar Beriman
-
Tok! Bupati Bogor Larang Total Karaoke, Spa, dan Klub Malam Beroperasi Selama Ramadan 1447 H
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Polres Bogor Resmi Tahan Majikan ASN BPK Pelaku KDRT ART di Gunung Putri
-
Jangan Sampai Kehabisan! Pendaftaran Mudik Gratis 2026 Dibuka, Cek Daftar Instansinya di Sini
-
File APK Palsu Kuras Rekening di Batang, Pakar Imbau Nasabah Waspada
-
Maut di Jalan Raya Jakarta Bogor! Pengendara Motor Tewas Usai Tabrakan Lawan Arus di Pakansari
-
Serbu! 4 Spot Berburu Takjil Paling Hits di Dramaga Bogor untuk Mahasiswa IPB