Andi Ahmad S
Senin, 25 Mei 2026 | 16:46 WIB
Banjir di Cijayatni, Babakanmadang, Kabupaten Bogor rusak rumah warga. [SuaraBogor/HO/BPBD Kabupaten Bogor]
Baca 10 detik
  • Hujan intensitas tinggi menyebabkan Kali Cijayanti di Babakan Madang, Bogor meluap pada Minggu, 24 Mei 2026 sore.
  • Banjir merendam 138 rumah di empat wilayah RW dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter hingga merusak satu bangunan.
  • BPBD Kabupaten Bogor memastikan tidak ada korban jiwa dan kondisi banjir telah berangsur surut pada Senin pagi.

SuaraBogor.id - Intensitas hujan yang tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Minggu (24/5/2026) sore mengakibatkan meluapnya aliran Kali Cijayanti.

Akibatnya, ratusan rumah di Kampung Babakan Cicerewed, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, luapan sungai tersebut merendam pemukiman warga di empat wilayah RW sekaligus.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, menjelaskan bahwa banjir mulai memasuki pemukiman warga pada pukul 17.15 WIB.

Curah hujan yang ekstrem kata dia dalam durasi lama memicu kenaikan debit air Kali Cijayanti yang sangat cepat.

"Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi yang cukup lama, sehingga aliran Kali Cijayanti meluap yang berdampak ke permukiman warga. Ketinggian air terpantau bervariasi mulai dari 70 sentimeter hingga 150 sentimeter," ujar Adam saat memberikan keterangan resmi, Senin (25/5/2026).

Data terkini mencatat dampak bencana meliputi:

  • Total Terdampak: 138 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 456 jiwa.
  • Sebaran Lokasi: Tersebar di RW 01, RW 02, RW 06, dan RW 09.
  • Kerusakan Bangunan: Satu unit rumah di RT 03 RW 01 dilaporkan rusak berat (ambruk) akibat tidak kuat menahan derasnya arus banjir.

"Rumah yang ambruk tersebut dihuni satu keluarga dengan dua jiwa. Beruntung tidak ada korban jiwa, dan saat ini mereka sudah dievakuasi ke rumah kerabat terdekat," tambahnya.

Pihak BPBD Kabupaten Bogor menunjukkan kesiapsiagaan tinggi dalam menangani kondisi darurat ini. Usai menerima laporan melalui call center pada pukul 17.40 WIB, Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama unsur gabungan segera meluncur ke lokasi kejadian.

Baca Juga: Lautan Manusia di Tugu Kujang, Dua Ambulans Terjebak Konvoi Kemenangan Persib di Bogor

Hingga Senin pagi, kondisi banjir di Desa Cijayanti dilaporkan telah berangsur surut. Warga dibantu petugas mulai berjibaku membersihkan material lumpur dan sisa-sisa sampah yang terbawa arus sungai ke dalam rumah.

Load More