- Hujan intensitas tinggi menyebabkan Kali Cijayanti di Babakan Madang, Bogor meluap pada Minggu, 24 Mei 2026 sore.
- Banjir merendam 138 rumah di empat wilayah RW dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter hingga merusak satu bangunan.
- BPBD Kabupaten Bogor memastikan tidak ada korban jiwa dan kondisi banjir telah berangsur surut pada Senin pagi.
SuaraBogor.id - Intensitas hujan yang tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Minggu (24/5/2026) sore mengakibatkan meluapnya aliran Kali Cijayanti.
Akibatnya, ratusan rumah di Kampung Babakan Cicerewed, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, luapan sungai tersebut merendam pemukiman warga di empat wilayah RW sekaligus.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, menjelaskan bahwa banjir mulai memasuki pemukiman warga pada pukul 17.15 WIB.
Curah hujan yang ekstrem kata dia dalam durasi lama memicu kenaikan debit air Kali Cijayanti yang sangat cepat.
"Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi yang cukup lama, sehingga aliran Kali Cijayanti meluap yang berdampak ke permukiman warga. Ketinggian air terpantau bervariasi mulai dari 70 sentimeter hingga 150 sentimeter," ujar Adam saat memberikan keterangan resmi, Senin (25/5/2026).
Data terkini mencatat dampak bencana meliputi:
- Total Terdampak: 138 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 456 jiwa.
- Sebaran Lokasi: Tersebar di RW 01, RW 02, RW 06, dan RW 09.
- Kerusakan Bangunan: Satu unit rumah di RT 03 RW 01 dilaporkan rusak berat (ambruk) akibat tidak kuat menahan derasnya arus banjir.
"Rumah yang ambruk tersebut dihuni satu keluarga dengan dua jiwa. Beruntung tidak ada korban jiwa, dan saat ini mereka sudah dievakuasi ke rumah kerabat terdekat," tambahnya.
Pihak BPBD Kabupaten Bogor menunjukkan kesiapsiagaan tinggi dalam menangani kondisi darurat ini. Usai menerima laporan melalui call center pada pukul 17.40 WIB, Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama unsur gabungan segera meluncur ke lokasi kejadian.
Baca Juga: Lautan Manusia di Tugu Kujang, Dua Ambulans Terjebak Konvoi Kemenangan Persib di Bogor
Hingga Senin pagi, kondisi banjir di Desa Cijayanti dilaporkan telah berangsur surut. Warga dibantu petugas mulai berjibaku membersihkan material lumpur dan sisa-sisa sampah yang terbawa arus sungai ke dalam rumah.
Berita Terkait
-
Lautan Manusia di Tugu Kujang, Dua Ambulans Terjebak Konvoi Kemenangan Persib di Bogor
-
Misteri Tragis Flyover Sholis Bogor, Alasan Korban Pamit Ngopi hingga Pelaku Diringkus
-
7 Fakta Pengejaran Pelaku Pembunuhan Wanita di Yasmin Bogor: Mobil Terguling hingga Sosok Korban
-
Pelaku Sudah Ditangkap, Kapolresta Bogor Kota Janji Bongkar Motif Pembunuhan
-
Mata Ditutup Kain dan Leher Disayat, Pelarian Pembunuh AAA Berakhir Tragis di Jalanan Bogor
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kali Cijayanti Bogor Meluap! 138 Rumah di Babakan Madang Terendam Banjir, Satu Unit Ambruk
-
Lautan Manusia di Tugu Kujang, Dua Ambulans Terjebak Konvoi Kemenangan Persib di Bogor
-
Misteri Tragis Flyover Sholis Bogor, Alasan Korban Pamit Ngopi hingga Pelaku Diringkus
-
7 Fakta Pengejaran Pelaku Pembunuhan Wanita di Yasmin Bogor: Mobil Terguling hingga Sosok Korban
-
Pelaku Sudah Ditangkap, Kapolresta Bogor Kota Janji Bongkar Motif Pembunuhan