- Seorang wanita berinisial AAA ditemukan tewas setelah dilempar dari jalan layang kawasan Tanah Sareal pada Sabtu, 23 Mei 2026.
- Tim Inafis Polresta Bogor Kota berhasil mengidentifikasi korban sebagai warga Kemang setelah melakukan pemindaian sidik jari di rumah sakit.
- Pihak kepolisian telah menangkap terduga pelaku setelah melakukan aksi pengejaran dramatis dan kini sedang melakukan pemeriksaan intensif di Mapolresta.
SuaraBogor.id - Sabtu dini hari (23/5/2026) menjadi malam yang kelam di kawasan Tanah Sareal. Rekaman CCTV lalu lintas di Jalan Sholeh Iskandar (Sholis) menangkap sebuah peristiwa mengerikan sesosok tubuh manusia dilempar dari atas jalan layang (flyover) dan jatuh tergeletak di tepi jalan sekitar Simpang Yasmin arah BCC.
Peristiwa yang terjadi di tengah sepinya malam itu seketika berubah menjadi aksi penyelamatan darurat dan pengejaran polisi yang dramatis.
Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan warga pada pukul 01.15 WIB. Saat ditemukan, korban dalam kondisi kritis tanpa membawa satu pun identitas maupun barang pribadi.
“Korban ditemukan tergeletak di pinggir jalan. Kami segera bergerak melakukan evakuasi ke RS Hermina Yasmin untuk pertolongan medis,” ujar Kompol Doddy, dilansir dari Bogordaily - jaringan Suara.com.
Namun, takdir berkata lain. Luka serius yang dialami korban akibat benturan dan dugaan kekerasan sebelum dibuang membuat nyawanya tidak tertolong. Di ruang perawatan RS Hermina Yasmin, napas terakhirnya terhenti di tengah upaya maksimal tim medis.
Tanpa identitas di lokasi kejadian, Polresta Bogor Kota mengerahkan Tim Inafis untuk melakukan identifikasi melalui pemindaian sidik jari. Berdasarkan pemeriksaan digital, identitas korban akhirnya terkuak.
Korban diketahui berinisial AAA (52), seorang wanita yang tercatat sebagai warga Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. Informasi ini diperkuat setelah petugas menelusuri alamat tersebut melalui ketua RT setempat dan menemui pihak keluarga yang tengah dilanda kecemasan.
Keluarga korban mengungkapkan fakta memilukan di balik malam nahas tersebut. Sebelum kejadian, pada Jumat (22/5) pukul 22.00 WIB, AAA berpamitan untuk keluar rumah sebentar.
"Katanya mau ngopi bersama seorang teman," ungkap salah satu kerabat. Saat itu, korban berangkat menggunakan mobil pribadinya, Toyota Yaris berwarna oranye dengan nomor polisi B 2903 SKK. Hingga kini, keberadaan mobil tersebut menjadi salah satu kunci penting dalam penyidikan polisi.
Baca Juga: 7 Fakta Pengejaran Pelaku Pembunuhan Wanita di Yasmin Bogor: Mobil Terguling hingga Sosok Korban
Pelarian terduga pelaku tidak berlangsung lama. Tak lama setelah jasad AAA ditemukan, tim gabungan kepolisian berhasil melacak keberadaan pelaku. Penangkapan tersebut tidak berlangsung sunyi; terjadi aksi kejar-kejaran di jalanan yang membuat warga sekitar terpana.
Pelaku yang mencoba melarikan diri akhirnya berhasil dipojokkan dan diborgol oleh petugas. Saat ini, pelaku telah digelandang ke Mapolresta Bogor Kota untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Berita Terkait
-
7 Fakta Pengejaran Pelaku Pembunuhan Wanita di Yasmin Bogor: Mobil Terguling hingga Sosok Korban
-
Pelaku Sudah Ditangkap, Kapolresta Bogor Kota Janji Bongkar Motif Pembunuhan
-
Mata Ditutup Kain dan Leher Disayat, Pelarian Pembunuh AAA Berakhir Tragis di Jalanan Bogor
-
Antisipasi Konvoi Bobotoh, 15 Titik Nobar dan Perbatasan Bogor Dijaga Ketat Polisi
-
Negara Rugi Rp12,5 Miliar! Polres Bogor Gulung Mafia BBM, Elpiji Subsidi dan Tambang Emas
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Jurus Rudy Susmanto Tekan Pengangguran Bogor: Gandeng SKPD, Cetak Ribuan Wirausaha Baru
-
Kisah Duka Nek Kurniati Tutup Usia Saat Ambil Beras Bantuan di Bogor
-
Kisah Haru PMI di Taiwan, BRI Wujudkan Pertemuan Yuni dengan Sang Ibu Setelah Satu Dekade
-
Mudahkan Transaksi dan Remitansi, BRI Hadirkan BRImo Taiwan bagi Diaspora Indonesia
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga