- Polres Bogor mengerahkan 451 personel gabungan untuk mengamankan wilayah Kabupaten Bogor pada Sabtu, 23 Mei 2026 mendatang.
- Petugas difokuskan menjaga titik nonton bareng dan jalur perbatasan guna mengantisipasi euforia berlebih suporter Persib Bandung.
- Strategi pengamanan dilakukan melalui patroli masif serta rekayasa lalu lintas instan untuk memastikan ketertiban selama pertandingan berlangsung.
SuaraBogor.id - Polres Bogor mengambil langkah antisipatif guna menjaga kondusivitas wilayah sehubungan dengan tingginya antusiasme pendukung Persib Bandung (Bobotoh) pada Sabtu (23/5/2026). Sebanyak 451 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan titik-titik nonton bareng (nobar) hingga perbatasan wilayah.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan arus balik suporter maupun euforia masyarakat Kabupaten Bogor berjalan tertib, aman, dan tanpa gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Penyaluran Personel di Jalur Arteri dan Perbatasan
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menjelaskan bahwa strategi pengamanan dilakukan secara merata. Fokus utama petugas mencakup lokasi-lokasi keramaian massal, jalur utama (arteri), serta titik sekat di perbatasan Kabupaten Bogor dengan wilayah sekitar seperti Kota Bogor, Depok, dan Bekasi.
“Kami menurunkan sebanyak 451 personel gabungan yang disebar secara merata di lapangan. Personel bertugas melakukan penyekatan dan pengamanan jalur guna mengantisipasi konvoi suporter yang berlebihan,” ujar AKBP Wikha Ardilestanto, dilansir dari Antara, Sabtu (23/5/2026).
Pertandingan yang menjadi perhatian aparat kepolisian tersebut merupakan laga pekan terakhir Super League 2025/2026 antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu pukul 16.00 WIB dan menjadi pertandingan penentuan gelar juara bagi Persib Bandung.
Tingginya antusiasme Bobotoh terhadap pertandingan tersebut diperkirakan memicu euforia suporter di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Bogor yang memiliki basis pendukung Persib cukup besar.
Polres Bogor melakukan pengamanan ketat di 15 titik nobar guna memastikan situasi tetap kondusif selama pertandingan berlangsung hingga selesai. Selain itu, pengawasan juga diperketat di sejumlah wilayah perbatasan strategis seperti akses menuju Depok, Kota Bogor, Jakarta hingga Sukabumi.
Wikha menjelaskan patroli kewilayahan dilakukan secara masif oleh jajaran 32 Polsek dengan dukungan personel Brimob Polri dan unsur TNI.
Petugas juga disiagakan di jalur-jalur arteri untuk mengantisipasi pergerakan massa maupun potensi kepadatan kendaraan usai pertandingan.
Baca Juga: Negara Rugi Rp12,5 Miliar! Polres Bogor Gulung Mafia BBM, Elpiji Subsidi dan Tambang Emas
Menurut dia, pihak kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas secara instan apabila terjadi kepadatan di titik nobar maupun jalur utama.
Hingga saat ini, kata Wikha, belum ada pemberitahuan resmi terkait rencana aksi konvoi suporter di wilayah Kabupaten Bogor.
Meski demikian, Polres Bogor telah menyiapkan langkah mitigasi berupa pengawalan melekat apabila ditemukan adanya kelompok suporter yang melakukan konvoi di jalan raya.
“Apabila di lapangan nantinya didapati adanya kelompok suporter yang melakukan konvoi, personel pengamanan di jalur akan langsung melaksanakan imbauan secara humanis, melakukan pengawalan melekat, serta menerapkan rekayasa lalu lintas secara instan agar pergerakan tersebut tidak mengganggu aktivitas masyarakat pengguna jalan lainnya,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Negara Rugi Rp12,5 Miliar! Polres Bogor Gulung Mafia BBM, Elpiji Subsidi dan Tambang Emas
-
Sentil Regulasi Baru Pemerintah, Guru Besar IPB: Ketidakpastian Lebih Bahaya dari Aturan Ketat
-
Mengabdi 17 Tahun Jadi Sekdes, Sukanar Resmi Dipromosikan Rudy Susmanto di Kecamatan Nanggung
-
Ini Daftar Camat dan Lurah Baru yang Dilantik di Pendopo Bupati Bogor
-
Melahirkan Atlet Kelas Dunia, Kawasan Candali Bogor Bakal Dilengkapi Sekolah SD Hingga Universitas
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
- Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Jurus Rudy Susmanto Tekan Pengangguran Bogor: Gandeng SKPD, Cetak Ribuan Wirausaha Baru
-
Kisah Duka Nek Kurniati Tutup Usia Saat Ambil Beras Bantuan di Bogor
-
Kisah Haru PMI di Taiwan, BRI Wujudkan Pertemuan Yuni dengan Sang Ibu Setelah Satu Dekade
-
Mudahkan Transaksi dan Remitansi, BRI Hadirkan BRImo Taiwan bagi Diaspora Indonesia
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga