- Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, mengunjungi Kampung Toleran Pulo Geulis saat Ramadan 2026.
- Kelenteng Phan Ko dan Yayasan Desa Inklusi mengadakan buka puasa bersama lintas agama di sana.
- Wali Kota Bogor menyerahkan santunan dan menekankan pentingnya toleransi serta kerukunan antarumat beragama.
SuaraBogor.id - Bulan suci Ramadan 2026 di Kota Bogor menjadi lebih bermakna dengan pesan toleransi yang kuat. Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, mengunjungi Pulo Geulis, sebuah kawasan yang dikenal sebagai Kampung Toleran di Kota Bogor.
Kawasan ini istimewa karena warga keturunan Tionghoa dan Muslim hidup rukun dan harmonis sejak dahulu kala. Di tengah permukiman yang padat, berdiri Kelenteng Phan Ko, kelenteng tertua di Kota Bogor, yang sarat nilai sejarah dan budaya.
Pada Ramadan kali ini, Kelenteng Phan Ko bekerja sama dengan Yayasan Desa Inklusi menyelenggarakan buka puasa bersama.
Wali Kota Bogor hadir dalam acara tersebut, berbuka puasa bersama para tokoh masyarakat, perwakilan perangkat daerah (OPD), dan warga sekitar.
Dalam kesempatan ini, Wali Kota juga menyerahkan santunan sosial kepada warga lanjut usia dan anak-anak yatim. Kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa kerukunan dan kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui kebersamaan lintas agama.
Kelenteng Phan Ko bukan hanya menjadi tempat ibadah bagi umat Buddha, Tao, dan Konghucu, tetapi juga menyediakan musala yang dapat digunakan umat Muslim untuk menunaikan salat.
Suasana hangat dan kekeluargaan terlihat dari interaksi warga lintas agama yang saling menghormati dan mendukung kegiatan bersama.
Selain itu, Wali Kota Bogor menyempatkan diri mengunjungi warga lanjut usia untuk memastikan mereka mendapat perhatian, sekaligus meninjau rumah warga yang tidak layak huni sebagai bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah dalam memberikan dukungan sosial.
Wali Kota Bogor Dedi A Rachim menyampaikan pesan yang sangat kuat tentang pentingnya toleransi.
Baca Juga: Serbu! 4 Spot Berburu Takjil Paling Hits di Dramaga Bogor untuk Mahasiswa IPB
“Tidak ada yang dirugikan dengan sikap toleransi. Tidak ada yang merasa menang atau kalah. Semua milik kita bersama dan mudah-mudahan ini menjadi simbol utama Kota Bogor yang bukan hanya toleran, tetapi juga guyub dan saling menjaga silaturahmi,” ujar Dedie.
Direktur Yayasan Desa Inklusi, Lazyra Amadea, menegaskan Pulo Geulis ini miniatur keberagaman di Kota Bogor, momen Ramadan ini bisa jadi mempererat tali silaturahmi antar umat beragama.
Targetnya, kegiatan serupa bisa dilakukan di 6 kecamatan di Kota Bogor, harapannya bisa membawa kepedulian dan kerukunan terus terjaga.
Rangkaian kegiatan Wali Kota Bogor di Pulo Geulis ini ditutup dengan salat tarawih keliling bersama warga di Masjid Baitul Maghfiroh, Kampung Padabenghar.
Berita Terkait
-
Serbu! 4 Spot Berburu Takjil Paling Hits di Dramaga Bogor untuk Mahasiswa IPB
-
Berburu Takjil Hingga Produk Lokal, Festival Ramadan Hadir di Stadion Pakansari dan Tegar Beriman
-
Tok! Bupati Bogor Larang Total Karaoke, Spa, dan Klub Malam Beroperasi Selama Ramadan 1447 H
-
Pertama di Bogor! Intip Koleksi 75 Artefak Rasulullah SAW di Pakansari, Terbuka untuk Umum
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor Hari Ini, Jumat 20 Februari 2026: Jangan Sampai Terlewat
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor