SuaraBogor.id - Seorang pengendara Motor Vespa tewas di Puncak Bogor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, setelah mengalami kecelakaan dengan Truk Fuso.
Diketahui, Kecelakaan lalulintas itu terjadi di Jalan Raya Puncak Kabupaten Bogor, tepatnya di depan Rumah Makan Thai House, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.
Pengendara Motor Vespa tang terlibat kecelakaan itu tewas di lokasi kejadian.
Kanit Laka Satlantas Polres Bogor, Ipda Angga Nugraha mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 28 September 2021 sekitar pukul 22.00 WIB.
Kecelakaan lalulintas tersebut terjadi antara Truck Mitsubishi Fuso dengan Nomor Polisi B-9445-BQA dengan Motor Vespa Primavera 150 dengan Nomor Polisi F-357-DK.
Berdasarkan keterangan dari lapangan, kejadian berdarah tersebut terjadi saat truck fuso yang dikendarai Iwan dengan muatan besi seberat 15 ton bergerak dari arah Puncak menuju Gadog.
Saat melintasi jalanan menurun dan menikung kekanan, pengemudi tidak bisa menguasai laju kendaraannya dengan baik. Kemudian oleng bergerak kekanan kemudian kekiri dan hilang keseimbangan dan terguling.
"Pada saat bersamaan truk itu menabrak vespa yang dikendarai korban berinisial MRF bersama rekannya IR," katanya, dalam keterangan tertulis mengutip dari Ayojakarta.com -jaringan Suara.com, Rabu (29/9/2021).
Akibat kejadian tersebut, pengemudi vespa MRF meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara rekan IR mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
"MRF yang mengendarainya motor meninggal dunia. Sementara rekannya IR yang dibonceng mengalami luka berat," ujarnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan, penyebab kecelakaan tersebut ialah kelalaian dari supir truk fuso.
"Penyebab kecelakaan lalu lintas yaitu karena kelalaian pengemudi Kendaraan Truck Mitsubishi Fuso No. Pol. B-9445-BQA saat mengemudikan kendaraan trucknya tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya dengan baik sehingga menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas," ungkapnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan penyelidikan terkait kasus kecelakaan maut tersebut. "Saat ini kami masih melakukan pelengkapan dokumen hasil lidik," tutupnya.
Berita Terkait
-
Mitsubishi Minta Pemerintah Lebih Adil dalam Pemberian Insentif Otomotif
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Ibu Tewas dan Anak 1 Tahun Luka Parah Dibom Rudal Amerika di Tappeh Allah Akbar Iran
-
Mitsubishi Xforce Hybrid Diproduksi di Indonesia
-
Mitsubishi Xforce Hybrid Meluncur, Jakarta - Bali Hanya Sekali Isi Bensin
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- Daftar Tim Super League Paling Banyak Rekrut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman
-
Proyek PSEL Kayumanis Terancam Cacat Hukum, DPRD Kota Bogor Ingatkan Pemkot Jangan Asal Tabrak Perda