SuaraBogor.id - Puluhan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di Jalan Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/9/2021).
Para mahasiswa yang tergabung dalam presidium gerakan mahasiswa dan pemuda peduli aset negara itu meminta, kepada Wali Kota Bogor Bima Arya segera menyelesaikan konflik aset negara di Kota Hujan tersebut.
Aksi turun ke jalan ini bertujuan untuk meminta pertanggungjawaban pemerintah Kota Bogor, yang selama ini dianggap lalai dalam merawat aset negara. bahkan kerugian negara dalam pajak mencapai puluhan rupiah.
Terlihat para mahasiswa berada di Jalan Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor sampai petugas harus membuat berikade lantaran lokasi demo yang tidak jauh dengan pintu utama Istana Bogor.
“Kami meminta meminta Presiden Joko Widodo untuk turun tangan dalam menyelesaikan kasus tanah milik negara dengan luas 24 hektar yang telah menunggak pajak oleh pihak swasta kepada pemerintah kota Bogor hingga mencapai miliaran rupiah,” ucap Korlap Aksi, Fatholloh Fawait, mengutip dari Bogordaily.net -jaringan Suara.com, Rabu (29/9/2021).
Meskipun kejaksaan agung telah mengeluarkan SP3 dengan dugaan penyerobotan lahan milik negara, namun pada kenyataannya di lapangan aset negara ini masih dikuasai oleh pihak swasta yaitu PT Braja Mustika.
“Jika Walikota Bogor tidak menyelesaikan konflik ini maka harus turun dari jabatannya atau mencopot kepala bapenda kota Bogor yang tak mampu menagih pajak tersebut,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dugaan Rp20 Juta Usai Demo, UBK Nonaktifkan Ketua BEM dan Bentuk Tim Investigasi
-
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana
-
Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres
-
Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK
-
Fenomena Demo Wajan: Saat Legitimasi Kebijakan Cuma Seharga Rp100 Ribu
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir
-
Catat Tanggalnya! Mulai 20 Juni, Kebun Raya Bogor Hadirkan Pameran Hasil Bumi
-
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Penghentian Sementara Makan Bergizi Gratis di Kota Depok
-
KPK dan Ombudsman Pantau SPMB Cianjur, Kepala Sekolah Nekat Pungli Bakal Kena Sanksi Berat