- Sejak 2020, gang sempit di Kampung Bojong Neros, Kota Bogor, dimanfaatkan sebagai jalur alternatif untuk memangkas jarak perjalanan.
- Warga memberlakukan jam operasional pukul 05.30 hingga 21.00 WIB sejak 2021 untuk mengatasi kebisingan serta menjaga keselamatan lingkungan.
- Pengendara dapat menghemat waktu dan bahan bakar, sementara pelaku usaha kecil memperoleh tambahan pembeli dari pengendara yang melintas.
SuaraBogor.id - Riuh suara mesin sepeda motor yang bersahut-sahutan menandai dimulainya kesibukan pagi di Kampung Bojong Neros, Kota Bogor.
Di permukiman padat ini, sebuah gang sempit menjelma menjadi jalur urat nadi utama yang tak pernah sepi.
Mulai dari pekerja kantor, pengemudi ojek online, hingga anak-anak sekolah berseragam rapi, melintasi jalan ini demi memangkas waktu menuju kawasan Empang maupun arah sebaliknya.
Bagi mereka yang datang dari arah Jalan Paledang, akses alternatif ini dapat dimasuki melalui celah jalan tepat di samping Masjid At-Taufik.
Namun, jangan bayangkan perjalanan yang mulus. Pengendara langsung disambut turunan curam sebelum akhirnya menyusuri perkampungan padat sepanjang hampir satu kilometer.
Dengan lebar jalan yang hanya berkisar dua meter, melintas di Bojong Neros membutuhkan konsentrasi ekstra.
Saat dua motor bertemu dari arah berlawanan, kedua pengendara refleks memperlambat laju kendaraan demi menghindari benturan. Sensasi berada di atas "roller coaster" mini begitu terasa lewat deretan tanjakan, turunan tajam, serta tikungan patah yang sempit sebuah ujian adrenalin, terutama bagi mereka yang baru pertama kali melintas.
Keselamatan warga dan pengendara menjadi prioritas utama. Di beberapa sudut tikungan yang terbilang blind spot, warga setempat secara swadaya memasang kaca cembung untuk membantu memantau laju kendaraan dari arah berlawanan.
Tak hanya itu, bentangan spanduk berisi imbauan keselamatan turut menghiasi sepanjang jalan, menjadi pengingat tak kasat mata di tengah padatnya lalu lalang kendaraan.
Baca Juga: Hadiri Kirab Merah Putih FMP ke-11, Adityawarman Adil: Perkuat Cinta Tanah Air
Sementara itu, mural yang menghiasi sejumlah dinding membuat kawasan permukiman tersebut tampak lebih hidup.
Rumah-rumah berdiri rapat dengan atap yang terlihat saling berdekatan, meski berada di tengah kawasan padat penduduk, lingkungan Kampung Bojong Neros tampak bersih dan terawat.
Jalur ini mulai ramai dimanfaatkan sebagai jalan alternatif sejak 2020.
Bagi pengendara, jalur tersebut dinilai efektif karena dapat memangkas perjalanan sekitar empat hingga lima kilometer dibandingkan jika harus melewati kawasan Sistem Satu Arah (SSA) Kota Bogor.
Salah seorang pengendara, Dio Rahman (28), mengaku memilih jalur tersebut untuj menghemat jarak, waktu, dan bahan bakar.
Kata dia, perjalanan melalui SSA mengharuskannya memutar lebih jauh sekaligus menghadapi kemacetan.
Berita Terkait
-
Hadiri Kirab Merah Putih FMP ke-11, Adityawarman Adil: Perkuat Cinta Tanah Air
-
DPRD Kota Bogor Sahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Dalam Rapat Paripurna
-
Hilal Firmansyah Mantap Maju Jadi Calon Ketua KADIN Kabupaten Bogor
-
Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor
-
Hadiri Kirab Merah Putih FMP ke-11, Adityawarman Adil: Perkuat Cinta Tanah Air
-
DPRD Kota Bogor Sahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Dalam Rapat Paripurna
-
Danantara Housing Expo 2026, BRI Koordinasikan Himbara Perluas Akses Pembiayaan Perumahan
-
Hilal Firmansyah Mantap Maju Jadi Calon Ketua KADIN Kabupaten Bogor