Andi Ahmad S
Jum'at, 25 September 2026 | 20:11 WIB
Suasana depan Lapas Kelas IIA Cibinong pada Jumat (25/9/26). [Dziharul Islam Nusantara/Suarabogor]
Baca 10 detik
  • Menteri Imipas dan Kepala Bappisus meninjau Lapas Cibinong pada Jumat, 25 September 2026.
  • Pemeriksaan dilakukan untuk menginvestigasi dugaan fasilitas mewah dan pungutan liar dalam waktu sepekan.
  • Kepala Lapas Cibinong membantah seluruh temuan fasilitas apartemen serta dugaan pungutan terhadap warga binaan.

SuaraBogor.id - Dua hari setelah inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman RI, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto bersama Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto turun langsung mengecek dugaan penyalahgunaan fasilitas di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (25/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan dugaan keberadaan sejumlah hunian dengan fasilitas layaknya apartemen di kawasan Lapas Cibinong.

Sebelumnya, Ombudsman RI menyebut menemukan lebih dari 10 bangunan di area Lapas Cibinong. Salah satu bangunan disebut memiliki fasilitas berupa sofa, kulkas, televisi hingga meja makan.

Ombudsman juga mengaku bertemu dengan seseorang di salah satu bangunan yang mengaku sebagai warga binaan.

Kini, Bappisus memastikan seluruh informasi tersebut akan diinvestigasi. Bahkan, hasil pemeriksaan ditargetkan rampung paling lambat dalam waktu satu pekan.

“Pasti, saya sampaikan lebih cepat lebih baik. Seminggu paling lama, minggu depan akan ada hasil,” kata Aries Marsudiyanto di Lapas Cibinong.

Aries menegaskan proses investigasi tidak boleh berakhir tanpa kejelasan.

Dalam pengecekan tersebut, Aries bersama Menteri Imipas dan rombongan mendatangi sejumlah lokasi yang sebelumnya diperiksa Ombudsman, termasuk kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).

Aries juga memperingatkan seluruh kepala lapas di Indonesia agar memperketat pengawasan terhadap jajaran di bawahnya.

Baca Juga: Muncul Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

“Kita akan melakukan sidak ke beberapa lapas. Yang tertangkap harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Menurut Aries, temuan di Lapas Cibinong akan menjadi bagian dari evaluasi yang lebih luas terhadap pengelolaan lembaga pemasyarakatan di Indonesia.

“Untuk seluruh kepala lapas se-Indonesia, saya minta dibersihkan seluruh kegiatan di lapas. Awasi anak buah, kontrol anak buah. Jangan sampai tempat di lapas digunakan untuk segala macam kepentingan pribadi dan transaksional,” jelasnya.

Sorotan juga mengarah kepada Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto.

Aries mengatakan proses investigasi akan tetap mengedepankan objektivitas dan asas praduga tak bersalah. Namun, ia menegaskan Kalapas harus bertanggung jawab apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran.

“Namun, kita profesional. Dari awal kita sudah warning ke Kalapas. Sampai tingkat mana harus bertanggung jawab, beliau harus siap juga,” tegas Aries.

Load More