- Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor menerapkan penutupan jalan dan pengalihan arus di Sukaraja pada Rabu (23/9).
- Kebijakan rekayasa lalu lintas tersebut diberlakukan selama tiga setengah jam guna mendukung kelancaran Pawai Ta'aruf 2026.
- Masyarakat diimbau menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Mandala Raya Pomad dan Jalan Siaga demi kelancaran perjalanan.
SuaraBogor.id - Warga Sukaraja dan sekitarnya diimbau untuk bersiap mengantisipasi kemacetan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor akan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa penutupan jalan dan pengalihan arus kendaraan di wilayah Kecamatan Sukaraja pada Rabu (23/9).
Kepala Dishub Kabupaten Bogor, Bayu Ramawanto, menjelaskan bahwa penutupan jalan ini dilakukan demi mendukung kelancaran gelaran Pawai Ta'aruf tingkat Kecamatan Sukaraja Tahun 2026.
"Penutupan diberlakukan singkat, mulai pukul 06.30 hingga 10.00 WIB. Ruas jalan yang ditutup membentang dari Gang Pattimura hingga depan Kantor Kecamatan Sukaraja. Kami mengimbau masyarakat untuk dapat menggunakan jalur alternatif selama kegiatan berlangsung," ujar Bayu di Cibinong, Selasa (22/9).
Dishub Kabupaten Bogor telah menyiapkan jalur alternatif bagi masyarakat yang akan melintasi kawasan tersebut selama penutupan berlangsung.
Pengendara dari arah Gang Pattimura dapat menggunakan Jalan Mandala Raya Pomad kemudian melintasi Jalan Siaga untuk menuju kawasan Kecamatan Sukaraja.
Rekayasa lalu lintas tersebut diberlakukan selama sekitar 3,5 jam dan arus kendaraan akan kembali normal setelah rangkaian kegiatan selesai serta kondisi jalan memungkinkan untuk dibuka.
Bayu mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan yang biasa melintasi kawasan Sukaraja, untuk menyesuaikan waktu perjalanan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Dishub Kabupaten Bogor juga meminta pengendara mengutamakan keselamatan dan ketertiban selama pengalihan arus berlangsung guna menghindari kepadatan di sekitar lokasi kegiatan.
Pawai Ta'aruf tingkat Kecamatan Sukaraja tersebut menjadi alasan penutupan sementara ruas jalan untuk memberikan ruang bagi pelaksanaan kegiatan sekaligus menjaga keamanan peserta dan pengguna jalan. [Antara].
Baca Juga: Sabu Rp25 Miliar dalam Karung Beras: Kakek 61 Tahun Ditangkap di Parung Bogor
Berita Terkait
-
Sabu Rp25 Miliar dalam Karung Beras: Kakek 61 Tahun Ditangkap di Parung Bogor
-
Kebakaran di Kota Bogor Hanguskan 5 Bangunan dan 1 Mobil
-
Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV
-
KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor
-
Bawaslu Kabupaten Bogor Perkuat Pencegahan Politik Uang Lewat Desa Anti Politik Uang
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Dorong Kreativitas Digital, Axioo Pongo Ajak Mahasiswa IPB University 'Explorasi' AI
-
Pelajar Tewas Tertabrak Truk di Cileungsi-Jonggol, Sopir Kabur
-
Futsal Putra Kabupaten Bogor Tembus Final Porprov Jabar 2026, Tantang Tuan Rumah Kota Bekasi
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I
-
Tampil Dominan, Soft Tenis Kabupaten Bogor Segel Gelar Juara Umum Porprov Jabar 2026