Andi Ahmad S
Selasa, 22 September 2026 | 13:38 WIB
1 unit mobil yang terdampak kebakaran akibat kobaran api yang besar. [Dziharul Islam Nusantara/Suara Bogor].
Baca 10 detik
  • Kebakaran melanda Jalan Paledang, Kota Bogor, pada Selasa siang, 22 September 2026.
  • Api diduga akibat korsleting listrik yang menghanguskan empat warung, satu rumah, dan satu mobil.
  • Petugas pemadam berhasil memadamkan api dalam 1,5 jam tanpa adanya korban jiwa.

SuaraBogor.id - Kebakaran hebat terjadi di Jalan Paledang, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (22/9/2026) siang. Peristiwa tersebut menghanguskan empat warung, satu rumah, dan satu unit mobil.

Pantauan SuaraBogor.id di lokasi, asap hitam terlihat membumbung tinggi ke langit disertai kobaran api yang cukup besar.

Jalan Paledang sempat ditutup sementara untuk memudahkan akses kendaraan pemadam kebakaran yang keluar-masuk menuju lokasi kejadian.

Kasi Pemadaman Damkar Kota Bogor, Abiyu, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi, kata Abiyu, api pertama kali muncul dari bagian atap bangunan yang diduga akibat korsleting listrik. Api kemudian membesar dan merambat ke bangunan di sebelahnya.

"Menurut saksi, awalnya terjadi korsleting listrik di bagian atap hingga muncul api. Api kemudian membesar dan merambat ke empat warung, satu rumah, dan satu mobil," kata Abiyu.

Abiyu memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Proses pemadaman melibatkan sejumlah armada dari Damkar Kota Bogor, Damkar Kabupaten Bogor, serta BPBD.

"Alhamdulillah lancar. Dari Kota Bogor ada lima unit pemadam, dari Damkar Kabupaten Bogor satu unit, dan dari BPBD dua unit," terangnya.

Baca Juga: Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Ia menambahkan, proses pemadaman berlangsung sekitar 1,5 jam.

Sementara itu, Alwi (35), karyawan salah satu kios yang terbakar, mengatakan api pertama kali terlihat dari bagian plafon ruko di samping tempatnya bekerja.

Saat kejadian, kata Alwi, terdapat tiga orang yang sedang makan di lokasi. Mereka tidak dapat berbuat banyak ketika api semakin membesar.

Alwi menduga percikan api berasal dari meteran listrik yang berada di bagian samping bangunan.

Api kemudian dengan cepat merembet ke kios tempatnya bekerja hingga rumah yang berada di bagian belakang.

Ia juga menyebut percikan api turut membakar satu unit mobil yang berada di sekitar lokasi.

Load More