SuaraBogor.id - Visky Sekar Floreta Pribadi yang merupakan mahasiswa Fakultas Hukum UI atau Universitas Indonesia berhasil meraih medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua. Diketahui, Visky merupakan atlet Cabang Olahraga (Cabor) PON 2021 Renang Artistik dalam nomor beregu.
"Hasil yang baik ini didapat karena persiapan yang dilakukan tim DKI sangat matang, dan telah melalui proses yang panjang," kata Visky dalam keterangannya, Minggu (10/10/2021).
Visky mengungkapkan, sebelum pertandingan di Jayapura, ia telah melakukan latihan dan beberapa try out seperti perlombaan Jakarta Aquatic Invitation, Hongkong Open, Singapore Artistic Swimming Championship, dan Indonesia Open sepanjang tahun 2019. Itupun masih ditambah dengan training camp selama dua setengah bulan sebelum pertandingan.
Sebagai seorang atlet, tahapan persiapan yang panjang seperti itu sebenarnya sudah biasa, namun yang menjadi tidak biasa justru adalah status Visky sebagai mahasiswa baru angkatan 2020 di UI.
Kata Visky, sebagai mahasiswa baru banyak adaptasi yang harus dilakukan terkait kegiatan perkuliahan, termasuk membagi waktu antara latihan renang dan kuliah.
"Untuk latihan biasa saja, kami bisa melakukan latihan sampai 7-8 kali dalam seminggu di Gelora Bung Karno Aquatic Stadium, terlebih lagi kalau sudah mendekati jadwal lomba, itu bisa sampai larut malam. Sebagai atlet, kami juga membutuhkan waktu recovery yang cukup dan tidur yang lebih lama dari orang pada biasanya," jelasnya.
Dengan jadwal latihan yang sangat padat tersebut, Visky mengakui bahwa pandemi merupakan sebuah kondisi yang menguntungkan baginya, karena dengan adanya mekanisme pembelajaran daring, ia lebih bisa membagi waktunya antara tugasnya sebagai mahasiswa dan profesinya sebagai atlet. Walaupun begitu, pandemi juga membawa kesulitan tersendiri.
Menurutnya, renang artistik merupakan cabang olahraga yang mengutamakan kontak fisik dan kerja sama tim dalam membentuk gerakan, sehingga dengan adanya pandemi unsur kerja sama tim menjadi sulit untuk terbentuk.
Latihan yang hanya dapat dilakukan melalui aplikasi Zoom menjadi salah satu hambatan terbesar. Setelah kolam renang dibuka pun, tidak semua atlet diizinkan masuk, karena terjadi pembatasan jumlah atlet yang diperbolehkan memasuki area kolam renang.
Baca Juga: Atlet Anggar Kaltim Ima Safitri Butuh Tiga Kali PON untuk Raih Emas
Dengan segala kendala tersebut, ia mengatakan bahwa prinsip dasar yang ia pegang dalam melalui berbagai tantangan tersebut adalah keikhlasan. Ia berpegang pada prinsip bahwa sesuatu jika dijalani dengan dedikasi dan konsistensi, maka segala tantangan akan terlewati.
Manajer Kemahasiswaan dan Alumni, Hening Hapsari Setyorini, S.H., M.H. menyampaikan selamat dan turut bangga atas prestasi yang diraih Visky. “Prestasi yang diraih Visky sangat membanggakan seluruh sivitas akademika FHUI. Ini sejalan dengan upaya Pimpinan FHUI yang tidak hanya mendukung prestasi mahasiswa di bidang akademik, namun juga non akademik,” ujarnya.
Dalam ajang tersebut, Visky merupakan salah seorang atlet yang mewakili Provinsi DKI Jakarta yang berhasil meraih medali emas dalam nomor beregu renang artistik.
Visky bersama timnya diharuskan berkompetisi pada jenis gerakan teknik (technical routine) dan gerakan bebas (free routine). Nilai akhir merupakan gabungan dari kedua jenis lomba tersebut.
Provinsi DKI Jakarta berhasil mengoleksi total nilai 71.0635 yang merupakan gabungan dari poin 35,1301 pada kategori technical routine dan 35,9334 pada kategori free routine.
PON adalah ajang pertandingan olahraga terbesar di Indonesia dan pertama kali digelar pada September 1948 di Kota Solo, Jawa Tengah. Terkait kondisi pandemi, pelaksanaan PON kali ini mengalami penundaan, dari sebelumnya rencananya akan digelar pada Oktober 2020, menjadi 2-15 Oktober 2021.
Berita Terkait
-
Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Bupati Bogor Tebar Bendera Merah Putih Hingga ke Pelosok Desa
-
Nekat Jual Tramadol Tanpa Izin di Bogor? Siap-siap Dipenjara 12 Tahun dan Denda Rp5 Miliar
-
Topang Sektor Riil, BRI Sambut Positif Kebijakan Penempatan Dana SAL Pemerintah
-
Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan