SuaraBogor.id - Pengacara Rocky Gerung, Haris Azhar membeberkan kaitan kisruh lahan Rocky Gerung dengan PT Sentul City Tbk yang kini telah selesai dan tidak dipermasalahkan kembali.
Sekedar diketahui, sebelumnya Rocky Gerung berseteru dengan PT Sentul City Tbk, terkait lahan di Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Permasalahan sengkartu lahan Rocky Gerung dan Sentul City itu kini telah menemukan titik terang antara kedua belah pihak.
Bahkan pihak-pihak terkait, saat ini tengah bermusyawarah untuk menyusun kesepakatan perdamaian.
Haris Azhar membenarkan kabar Rocky Gerung dan Sentul City berdamai.
Meski membenarkan adanya perdamaian antar keduanya, Haris menyebut belum ada penandatanganan antar keduanya.
Bahkan saat ini keduanya masih tengah merancang penandatanganan hitam di atas putih terkait rencana perdamaian tersebut.
"Mudah-mudahan akan ada penandatanganan perdamaian dalam waktu dekat ini," katanya, mengutip dari Ayojakarta -jaringan Suara.com, Rabu (13/10/2021).
Haris menjelaskan, kesepakatan perdamaian ini juga dibuat untuk warga sekitar rumah Rocky Gerung, tepatnya di Kampung Gunung Batu Kidul, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
"Pastinya warga juga harus terlibat di dalamnya. Seperti 300 warga yang saya dampingi, dam 1000 lebih warga sekitar yang tinggal di sana tentunya," ujarnya.
Terpisah, Pengacara Rocky Gerung, Nafirdo Ricky mengatakan, pekan lalu Haris Azhar dan Rocky Gerung sudah bertemu dengan PT Sentul City. Dimana dalam pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Basaria Panjaitan selaku Presiden Komisaris PT Sentul City, yang juga membahas konsep Green Living yang dibuat PT Sentul City.
Namun, kata Firdo, hingga saat ini belum ada hitam di atas putih terkait kesepakatan perdamaian tersebut. Lantaran, hal itu pu masih disusun oleh keduanya.
“Langkah terdekatnya, kita sedang menyusun upaya atau hitam di atas putih, antara pihak Sentul City dengan warga Bojong Koneng dan dengan Pak Rocky. Kita mempercepat supaya ada nota kesepakatan kesepahaman dari semua pihak,” ungkapnya.
Sementara itu, Presiden Komisaris PT Sentul City Tbk Basaria Panjaitan mengatakan, pertemuan tersebut setidaknya membahas suatu konsep untuk menjadikan kawasan di sana layaknya Green Living.
Untuk itu, Sentul City akan mengalihkan segala sesuatunya, kebijakan dan praktik perusahaan ke arah Green Living, sehingga terjadi mutual benefit dengan masyarakat dan lingkungan.
Pertemuan itu juga meminta, agar kehadiran Sentul City harus memberikan nilai tambah bagi kehidupan masyarakat sekitar. Selain nilai tambah ekonomi dalam bentuk lapangan pekerjaan yang terbuka lebar juga peningkatan l kualitas kehidupan masyarakat yang berkelanjutan.
Ini yang menjadi concern kita bagaimana lingkungan masyarakat, terutama bagi mereka yang benar-benar hidup di sana, tinggal turun temurun, yang menjadi tetangga kita, bisa merasakan manfaat kehadiran Sentul City. Lebih maju kampungnya. Out put-nya kualitas kehidupan masyarakat sekitar kita meningkat.
Menurut Basaria, konsep 'Green Living' ini akan menciptakan keseimbangan lingkungan antara wilayah yang di develop Sentul City dengan masyarakat yang menjadi tetangga Sentul City.
“Saya yakin apa yang ingin kami kembangkan ini sejalan dengan pemikiran para stakeholders yang banyak memberikan input kepada kami termasuk Bapak Rocky Gerung yang memiliki pemikiran futuristik terkait bagaimana membangun keseimbangan lingkungan. Konsep kampung hijau yang ramah lingkungan yang digagas Bapak Rocky Gerung sejalan dengan pemikiran kami,” tutupnya.
Tag
Berita Terkait
-
Menelusuri Lorong Gelap Tramadol di Bogor: Dari Hubungan Teman ke Teman Hingga Akun Medsos Private
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Ledakan Guncang Bogor di Depan Hotel Pemain Vietnam Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
Pesta Gol Garuda! Hattrick Mitchell Lee Baker Warnai Kemenangan 5-1 atas Kamboja
-
Angin Puting Beliung Lepaskan Atap, Begini Kondisi Stadion Pakansari Jelang Laga Timnas Indonesia
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman
-
Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Gempa M 7,7 Guncang Flores, Dedie A. Rachim Inventarisir Sekolah dan Tempat Ibadah Terdampak
-
Tragedi 17 Agustus: Kecelakaan Maut Motor vs Mobil di Bogor Lewatkan Dua Nyawa