SuaraBogor.id - AS (34) warga Kampung Rasyid, RT 03/02, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, ditemukan tewas gantung diri setelah dinyatakan hilang selama 40 hari.
Informasi yang didapatkan, AS ditemukan warga dalam kondisi tergantung disebuah pohon cengkeh pada Rabu (20/10/2021).
Panit Reskrim Polsek Cugenang, Ipda Ferry mengatakan kali pertama jasad Agus ditemukan oleh warga yang akan mencari rumput di kebun yang tak jauh dari lokasi ditemukannya mayat.
"Jasadnya ditemukan menggantung di pohon cengkeh dengan menggunakan tali tambang dengan ketinggian 1,20 cm, dan 40 cm dari batang pohon ke leher korban," katanya saat dikonfirmasi melakui sambungan telepon.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, lanjut Ferry, almarhum AS sebelumnya telah dilaporkan hilang hampir selama 40 hari sebelum ditemukan tewas gantung diri di Pohon cengkeh.
"Kita masih mendalami penyebab, almarhum Agus melakukan bunuh diri dengan memintai keterangan dari para saksi dan keluarganya," jelasnya.
Pihaknya menambahkan, saat ini jasadnya langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas setempat untuk dilakukan pemeriksaan luar mayat.
"Jasadnya sudah dibawa pihak keluarga, untuk selanjutnya dimakamkan. Karena sesuai permintaan pihak keluarga tidak dilakukan autopsi," ucapnya.
Catatan Redaksi:
Baca Juga: Detik-detik Tiga Wisawatan Hilang Terseret Arus Sungai di Way Kanan
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, SAR Kerahkan 2 Drone Termal Hari Ini
-
24 Jam Hilang di Selat Sunda, 8 Penumpang Kapal Termasuk Lima Jurnalis Belum Ditemukan
-
Kronologi 5 Jurnalis Foto Hilang Kontak di Perairan Gunung Anak Krakatau, Basarnas Sisir Selat Sunda
-
Sepekan Hilang, Polisi Temukan Titik Terang Keberadaan Cinta
-
Abu Vulkanik Cukup Tebal Sampai ke Cianjur, CFD Sepi dan Kendaraan Tertutup Debu
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Polda Metro Jaya Geledah Kantor BPN Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Mafia Tanah Program PTSL
-
Potret Perjuangan dan Tantangan Penanganan Kebakaran TPA Galuga
-
Dukung Arahan Presiden, BRI Perkuat Inklusi Keuangan dan Digitalisasi
-
Ada Apa di BPN Kabupaten Bogor? Tim Ditreskrimum dan Brimob Bersenjata Tampak Siaga di Lokasi
-
Dampak Kebakaran TPA Galuga, 450 Ton Sampah Kota Bogor Tertahan di Truk Pengangkut