SuaraBogor.id - Kasus pembunuhan sadis ibu dan anak di Subang hingga kini belum juga terungkap oleh pihak kepolisian. Terbaru kali ini Yosef Hidayah memberikan keterangan terbaru.
Menurut Yosef Subang, sebelum Tuti dan Amel meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) ada sosok lain yang datang.
Pengakuan itu diungkapkan Yosef kepada kuasa hukumnya yakni Rohman Hidayat, Dia menceritakan soal sosok lain yang datang ke TKP kasus Subang itu jelang pembunuhan ibu dan anak di Subang.
Menurut pengakuan Yosef, kata Rohman, sebelum ia pergi ke rumah istri mudanya yakni Mimin, Tuti dan Amel sedang berada di luar untuk melihat bulan purnama.
Baca Juga: Lama Tak Terdengar Usai Viral, Amel Nike Ardilla Ternyata Sedang Persiapkan Kejutan
Kejadian tersebut berdasarkan cerita Yosef, hanya berselang sekian jam sebelum kasus pembunuhan Subang itu terjadi.
“Sebelum Pak Yosef keluar dari rumah kurang lebih pada jam 8 malam itu almarhumah Amalia dan Bu Tuti sedang berada di luar rumah, kalau tidak salah melihat bulan purnama,” ujar Rohman Hidayat, mengutip dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Sabtu (23/10/2021).
Pada waktu bersamaan, lanjut Rohman, mendadak ada tamu lain yang datang ke TKP yakni saksi bernama Deden. Dia berada di dalam saat Tuti dan Amel masih di luar rumah melihat bulan purnama.
“Pada saat itu Pak Yosef sedang ada di dalam rumah dan ada saksi lain yang bernama Deden masuk ke dalam rumah, sementara Amalia dan Bu Tuti masih di luar,” tuturnya.
Tidak berselang lama, Tuti dan Amel kembali masuk ke rumah. Di saat yang sama, Deden pamit pulang dan Yosef pun juga beranjak menuju ke kediaman Mimin.
Baca Juga: Kasus Pembunuhan di Subang, Danu Diduga Beri Keterangan Palsu, Ini Kata Pengacara
“Nah ketika Pak Yosef mendapatkan telepon dari Bu Mimin, Pak Deden pulang, dan Ibu Tuti bersama Amalia masuk ke rumah. Sedangkan Yosef pamit untuk pergi ke rumah bu Mimin,” ungkap Rohman.
Berita Terkait
-
Segini Uang yang Dihabiskan Sule Buat Bangun Tempat Wisata di Subang
-
Aksi Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Tambora Sempat Terekam Kamera CCTV
-
Pembunuhan Sadis di Pulogadung, Pelaku Lakukan ini Sebelum Cor Jasad Pemilik Ruko
-
Permasalahan Sertifikat Pagar Laut Meluas, Kini Mencapai Subang, Sumenep dan Pesawaran
-
Mafia Sertifikat Laut Merajalela: Mahfud MD Ungkap 460 Ha Perairan Subang Dikaveling, Catut Nama Warga
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB
-
Kang Dedi Mulyadi Lapor! Ada Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot di Puncak Bogor
-
Puncak Macet Parah! One Way Diberlakukan Sampai Sore Nanti