SuaraBogor.id - Tim Penjaga Gangguan dan Anti Kerusuhan (Jaguar) yang dibentuk Polres Metro Depok, mengaku siap dibubarkan bila Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran menghendaki atas keputusan itu.
Hal ini ditegaskan Kepala Tim Jaguar Polrestro Depok, Iptu Winam Agus menyusul wacana Kapolda Metro Jaya yang ingin membubarkan tim patroli malam.
"Perintah pimpinan harus dilaksanakan. Satya Haprabu,” tegas Winam, Senin (1/11/2021).
Tim Jaguar Depok dibentuk tahun 2014 untuk ini bertujuan untuk mengatasi aksi begal yang marak terjadi di Depok.
Baca Juga: Duh, Sedan Nyangkut Lagi di Median Jalan Margonda
Saat ini, Tim Jaguar terdiri dari 16 orang yang dibagi dalam 3 regu. Tiap regu berisi 5 orang bersenjata lengkap dan canggih.
Meski bersenjata lengkap, Winam mengatakan, pihaknya tetap mengedepankan humanisme dan komunikasi yang baik saat berhadapan dengan masyarakat.
"Tim Jaguar berusia tepat 7 tahun bulan ini, tapi komposisi personel silih berganti," ucapnya.
Winam memastikan, meski Tim Jaguar dibubarkan, anggotanya dan kepolisian secara umum akan tetap bekerja keras mengamankan Kota Depok.
“Tanpa Tim Jaguar, polisi tetap pelindung dan pengayom masyarakat yang akan selalu mengamankan Kota Depok," pungkasnya.
Baca Juga: Selamat! 29 Kelurahan di Depok Catat Nol Kasus Covid-19
Sebelumnya, Kapolda menilai bahwa aktivitas tim patroli malam seperti Tim Jaguar perlu evaluasi. Pasalnya, mereka hanya beraktivitas pada malam hingga pagi hari.
Berita Terkait
-
Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Wali Kota Depok Bisa Dijerat UU Tipikor?
-
Izinkan Mobil Dinas untuk Mudik, Wali Kota Depok Bisa Diperiksa dalam Kasus Korupsi
-
Blunder Izinkan Mudik Pakai Mobil Dinas, Dedi Mulyadi Panggil Wali Kota Depok 8 April
-
Jangan Kaget! Mobil Mewah Ini Bisa 'Ambles' Nilainya Sampai 73 Persen
-
Bima Arya Pastikan Wali Kota Depok Akan Ditegur, Imbas Izinkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB
-
Kang Dedi Mulyadi Lapor! Ada Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot di Puncak Bogor
-
Puncak Macet Parah! One Way Diberlakukan Sampai Sore Nanti