SuaraBogor.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat habiskan anggaran Rp 2 miliar hanya untuk pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU).
Fantastis mungkin, program yang diluncurkan 24 Juni 2021 untuk pemasangan 1.024 PJU di Cianjur itu habiskan miliaran rupiah.
Berdasarkan data yang diterima CianjurToday -jaringan Suara.com, per 14 Oktober 2021 Dishub Cianjur sudah memasang sebanyak 287 PJU Konvensional dan 737 PJU tenaga surya. Sehingga, total PJU yang sudah terpasang adalah 1024 buah.
Sementara, pada 2020 Dishub bisa memasang 458 PJU konvensional dan 400 PJU tenaga surya. Sehingga total, PJU yang sudah dipasang pada 2020 sekitar 858 buah.
Kepala Seksi Perlengkapan Jalan Dishub Kabupaten Cianjur, Nurman mengatakan, harga PJU konvensional memiliki harga kisaran Rp13 juta per tiang tergantung lampu yang digunakan. Cianjur biasa menggunakan lampu dengan tegangan 40-60 watt.
“Kalau yang tenaga surya itu harganya lumayan cukup mahal, sekitar Rp15-Rp20 juta per tiang,” ujarnya.
Habiskan Anggaran hingga Rp2 Miliar
Saat ini, pihaknya belum melakukan pemasangan PJU terbaru, karena belum ada lagi order terhadap lampu-lampu yang akan dipasang.
“Kami belum melakukan order karena anggarannya itu ada di anggaran perubahan,” jelasnya.
Baca Juga: Ada Kemiskinan Ekstrem di Lumbung Padi, Pemkab Cianjur: Tingkat Pendidikan Rendah
Sampai saat ini, pihaknya sudah memasang PJU baru di beberapa kecamatan. Sebanyak 21 titik di Cikalongkulon, Cugenang dan sekitarnya 21 titik, Cibeber lima titik, Pacet delapan titik, dan Ciranjang 10 titik.
“Cianjur selatan kemarin itu kurang lebih sudah dipasang 40 titik tersebar di beberapa kecamatan dan sebagian juga pemeliharaan, selain penambahan juga pemeliharaan,” ungkapnya.
Sementara, di wilayah perkotaan, lanjutnya, lebih banyak dilakukan pemeliharaan ketimbang pemasangan. Namun, kendala yang kini dihadapi adalah pencurian kabel PJU.
“Kita sudah berkoordinasi dengan Satpol PP terkait dengan pencurian. Kami juga menitipkan kepada masyarakat, kalau ada indikasi pencurian bisa dilaporkan langsung pada Dishub Cianjur,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Blackout, Apakah Terjadi Karena Korupsi Batu Bara?
-
Tiga Pulau Padam dalam Dua Bulan: Ada Apa dengan Listrik Indonesia?
-
Lampu untuk Kamar Tidur Berapa Watt? Begini Cara Menghitungnya agar Pas
-
5 CCTV Bentuk Bohlam Lampu yang Praktis, Tinggal Putar dan Bisa Lihat Seluruh Ruangan
-
PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman
-
Proyek PSEL Kayumanis Terancam Cacat Hukum, DPRD Kota Bogor Ingatkan Pemkot Jangan Asal Tabrak Perda
-
Jamin Jalur Wisata Bersih Bangunan Liar, Pemkab Cianjur Minta Pedagang Tunggu Kajian Relokasi