SuaraBogor.id - Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin menyatakan acara tahunan reuni 212 yang tahun ini digelar 2 Desember 2021.
Novel Bakmumin mengatakan, sejauh ini pihaknya memang merasa Kepolisian selalu mempersulit agenda mereka. Pihaknya pun merencanakan rencana cadangan atau Plan B jika izin reuni 212 di Monas tidak diberi Polda Metro Jaya.
“Keputusan kita final mau seperti itu, kopi darat lah. Tapi memang kita dipersulit oleh Polda Metro Jaya, dan aparatur Kepolisian selalu memandang sensitif terhadap gerakan umat Islam,” katanya saat wawancara daring dengan rdsfmsolo dikutip Hops.id, Selasa pagi (09/11/2021)
Pada kesempatan itu, Novel lantas menyinggung rencana berikutnya alias plan B jika Monas sebagai titik tuju massa reuni 212 dilarang alias tak diperbolehkan melakukan kegiatan di sana.
Kata Novel, bisa saja kegiatan dilakukan di tempat lain meski bukan di Jakarta. Ini dimungkinkan juga akan dilakukan di sejumlah daerah secara bergiliran. Yang pasti, kegiatan offline harus berjalan.
“Ada plan b, kita bisa cari tempat lain, bukan mesti di Jakarta. Bisa juga kita adakan di daerah lain, jadi tiap tahun beda-beda tempat dan itu bisa terjadi. Paling tidak offline,” katanya.
Novel juga meyakini, walau kegiatan ini tetap ditentang Kepolisian yang selalu memandang sensitif gerakan umat Islam, namun ini adalah jalan kebenaran.
Di satu sisi, Polisi menurutnya juga harusnya bisa melihat bahwa berkumpul bukan berarti anarki.
“Kita semata-mata demi menjaga agama Allah dari kriminalisasi agama, dari dulu sampai sekarang rezim ini kan Islamophobia. Paling tidak kami sudah tunjukan bahwa kami membela agama yang selalu dikriminalisasi,” katanya.
Baca Juga: Ditlantas Polda Metro Jaya: Realisasi Tilang Emisi Bila Pengujian di Atas 50 Persen
Padahal kata dia, jika Pemerintah atau Kepolisian memandang positif aksi reuni 212, Novel menyebut helatan ini bisa jadi rujukan soal teori bahwa corona sudah hilang.
Dengan begitu, banyak negara yang bisa melihat kalau teori corona sudah hilang itu adalah benar.
“Bahwa corona sudah enggak ada, kumpul-kumpul enggak apa-apa. Jangan ditakut-takuti lagi. Justru reuni 212 di Jakarta itu bisa jadi rujukan daerah yang lain, bahkan bisa jadi rujukan dunia.”
“Karena ini untuk kebaikan bersama, menunjukkan barometer covid sudah sangat landai, dan ini juga sekaligus bisa meyakinkan masyarakat RI bahwa covid sudah selesai,” katanya lagi.
Berita Terkait
-
Polisi Ungkap Pola Pelaku Tawuran di Jakarta: Saling Tantang di Medsos hingga Konsumsi Obat Keras
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
Kecelakaan Maut di Cilandak: Pemotor Tewas Usai Hantam JakLingko Depan Warung Bakso
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Delapan Bulan Tanpa Kejelasan, Fomasi Cium Aroma Ketidakwajaran di Kasus PT Golden Agin Nusa
-
Bukan Sekadar Kunci Jawaban IPA Kelas 8 Halaman 75, Begini Cara Benar Kuasai Kurikulum Merdeka
-
5 Rekomendasi Sepeda Kalcer 2026 yang Bikin Kamu Stylish di Jalan, Lengkap dengan Harganya
-
4 Rekomendasi Destinasi Wisata di Babakanmadang Bogor, Pas Buat Healing dan Bikin Hati Adem
-
Pengguna BRImo Naik 18,9 Persen, BRI Percepat Transformasi Digital