SuaraBogor.id - Sejumlah kantor di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, resah dengan adanya seseorang yang memaksa untuk memasukan calon pegawai di lingkungan OPD.
Seseorang itu mendatangi setiap OPD dengan mengaku-ngaku sebagai tim sukses Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Herman Suherman dan Tb Mulyana Syahrudin (BHS-M).
Tidak hanya itu, diduga para calon pegawai dimintai sejumlah uang agar bisa bekerja di instansi yang diinginkan.
Seorang pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur, yang enggan disebutkan identitasnya mengaku, seseorang yang sering mengaku sebagai tim sukses Bupati terpili sudah beberapa kali datang.
"Orang yang sering mengaku sebagai tim sukses BHS-M itu sudah beberapa kali datang ke kantor," tegasnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (16/11/2021).
Tidak hanya mengaku sebagi tim sukses, lanjut dia, okunum tersebut juga sering memberikan beberapa lamaran pekerjaan agar memperkerjakannya di lingkungan Pemkab Cianjur.
"Dia sering meminta untuk memperkerjakan orang yang dibawanya itu. Tapikan, kita juga punya aturan dalam proses rekrutmen pegawai," kata dia.
Dirinya mengaku, segan untuk mempertanyakan terkait aktivitas oknum yang mengaku sebagai tim sukses Bupati dan Wakil Bupati saat kampanye lalu itu.
"Hingga saat ini, kita masih belum berani untuk mempertanyakan kebenaran terkait adaanya oknum tersebut ke Bupati," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Cianjur H Herman Suherman mengaku, sudah beberapa kali nama dirinya sering disalah gunakan sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab,
"Kan ada yang pernah foto sama saya terus bilang, 'Nih saya deket sama Bupati' gitu," kata Herman.
Herman meminta agar melaporkan hal tersebut ketika mendapati ada pihak yang mengaku tim BHS-M atau mengatasnamakan Bupati Cianjur.
"Saya tidak pernah memerintahkan, dan tidak ada di BHS-M yang seperti itu. Laporkan, apalagi kalau meminta uang seperti itu. Saya pun akan membuat imbauan kepada OPD soal ini," ucap Herman.
Herman meminta, masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan seseorang yang sering mengatas namakan dirinya, atau sebagai tim sukses BHS-M dengan janji bisa memasukan kerja di lingkungan Pemkab Cianjur.
"Saya harap masyarakat agar tidak mudai terbuai dengan pihak-pihak yang memanfaatkan namanya," ucap dia.
Berita Terkait
-
Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan
-
Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi
-
Redam Penolakan Warga, Pemkot Bogor Ajak Warga Kayumanis Studi Banding ke China Soal PSEL
-
Lepas Jamaah Haji, Ketua DPRD Kota Bogor Titip Doa untuk Kesejahteraan Warga