SuaraBogor.id - Doa, mungkin dia tidak terlihat seperti halnya dengan tembak dan sejenisnya, akan tetapi kedahsyatanya bisa menembus langit dan sampai kepada Allah SWT.
Hujan sendiri merupakan salah satu rahmat dari Allah SWT. Apalagi, sekarang ini musim penghujan telah tiba. Berikut adalah amalam doa saat hujan angin dalam Islam.
Amalan Doa Saat Hujan Angin dalam Islam
Ketika hujan turun, itu menjadi waktu yang tepat untuk kita berdoa. Bagaimana maksudnya? Dalam Islam mengajarkan bahwa saat hujan turun merupakan waktu Allah tidak akan menolak doa siapapun.
Hal yang demikian itu juga berdasarkan dari hadis Nabi SAW. Hadis riwayat Baihaqi dan Hakim menjelaskan, terdapat dua doa yang tidak akan Allah tolak.
Pertama adalah doa ketika adzan, sedangkan yang kedua adalah doa ketika turunnya hujan.
Dari hadis tersebut, bisa kita tarik kesimpulan bahwasanya saat hujan turun merupakan peluang atau kesempatan emas untuk kita memperbanyak doa. Termasuk doa saat hujan angin.
Mungkin, Anda sudah hafal mengenai doa turun hujan. Bahkan Anda juga sudah mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Doa tersebut adalah “Allahumma shoyyiban nafi’an”.
Mengandung arti serta permohonan kepada Allah supaya menjadikan hujan yang turun itu merupakan hujan yang memberi manfaat (HR. Bukhari).
Dampak Hujan Angin
Bukan tidak mungkin jika hujan yang turun akan merusak. Misalnya saja terjadinya banjir karena hujan yang terus-menerus, longsor, dan sejenisnya.
Bukan tidak mungkin juga jika hujan yang turun itu disertai dengan angin. Sudah pernahkah Anda menjumpai peristiwa tersebut? Lantas, apa yang Anda lakukan?
Terkadang hujan yang disertai dengan angin akan memporak-porandakan kehidupan manusia. Sebagai contohnya saja, banyak pohon yang tumbang, rumah-rumah roboh, dan lainnya.
Tetapi, Allah mempunyai tujuan yang lain apabila semua itu menimpa kehidupan umat manusia. Pasalnya, apapun yang sudah menjadi takdir kita itu akan kembali kepada kita serta juga mempunyai tujuan pembelajaran tersendiri.
Berita Terkait
-
Elegi Hujan Bulan Juni: Merawat Tabah di Tengah Badai Rupiah yang Tiarap
-
Jam Berapa Bisa Melihat Hujan Meteor Arietid 10 Juni 2026? Ini Waktu Terbaik Mengamatinya
-
Persib, Ekstase Kecil di Zaman yang Tak Mudah
-
Buku "Angin Timor Laut": Suara Perit Nelayan yang Tidak Didengar
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Ada Pemeliharaan Darurat, Ini Wilayah di Cianjur yang Alami Pemadaman Listrik Terencana
-
5 Rekomendasi Tempat Nongkrong Alam di Dramaga Bogor yang Lagi Hits 2026
-
Kiosnya Diratakan Alat Berat, Pedagang Puncak Pass Bingung Cari Tempat Jualan Baru
-
Beras 5 Kg Cuma Rp54 Ribu, Warga Bogor Rela Antre Sejak Pagi di Stadion Pakansari
-
BRI Jalankan Buyback Saham, CAR Tetap Kuat di Level 22,86%