SuaraBogor.id - Pemerintah Kota Bogor (Pemkot) baru saya mendapatkan hibah aset lahan, bantuan dari Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) seluas 10,2 hektar. Nantinya, akan dijadikan pusat pemerintahan baru Kota Bogor di masa mendatang.
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, terdapat tiga titik lokasi yang berbeda lahan hasil hibah aset untuk Pemkot Bogor.
Untuk yang 6 hektar di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur. Kemudian 3,2 hektar di Kawasan Bogor Nirwana Residance (BNR) Bogor Selatan, dan yang terakhir terdapat 1 hektar di kawasan Regional Ring Road (R3) Kecamatan Bogor Timur.
Dedie berpendapat, pemindahan pusat pemerintahan Kota Bogor harus segera di lakukan karena hal tersebut sangat penting untuk dilakukan.
Mengingat saat ini lokasi kantor pemerintah yang memiliki jarak yang berjauhan antara satu dengan lainnya, yang cukup menyulitkan masyarakat saat hendak melakukan administrasi.
"Melihat Kondisi pusat pemerintahan saat ini juga sudah tidak lagi mampu menopang kebutuhan administrasi masyarakat. Kalau kemudian kantor ini disatukan dalam satu lingkungan kan tentunya masyarakat bisa lebih mudah. Tinggal datang ke satu tempat, jadi gak perlu ke sana dan sini lagi. Jadi kita buat di satu tempat," kata Dedie, Kamis (16/12/2021).
Hingga saat ini masih terdapat beberapa kantor pemerintah kota yang berada di gang kecil, rumah kosong yang disulap menjadi kantor, hingga beberapa tempat lainnya yang dianggap kurang layak untuk di jadikan kantor pemerintahan.
Dedie juga memprediksi pelaksanaan pembangunan akan dilakukan jika tidak adanya halangan pada tahun 2022.
Lahan sebesar 6 hektar aset hibah BLBI di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur akan mulai memasuki tahapan cut and fill atau perataan dan pemadatan lahan.
Baca Juga: Kemarin, Edelenyi Laura Meninggal, Akses Jalur Puncak Bogor yang Ditutup dan Lainnya
Kontributor : Devina
Berita Terkait
-
Meski Obligasi BLBI Lunas, Suahasil Akui Pemerintah Akan Terus Tarik Utang Baru
-
Seperti KPR, Pemerintah Butuh 30 Tahun Lunasi Utang BLBI Rp218,3 Triliun
-
Pemerintah Resmi Lunasi Utang BLBI Rp 640 Triliun usai Hampir 3 Dekade Berlalu
-
Purbaya Ngeluh Bawahannya Lelet Urus Aset Negara, Singgung Kasus BLBI
-
Haris Rusly Moti: Ada Kaum Oligarki Serakahnomic di Balik Narasi 1998 Redux
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Kabar Baik Warga Ciomas dan Sekitarnya, Kemacetan Laladon Mulai Digarap 2027
-
Garap Rentetan Saksi Korupsi HGB Summarecon, KPK Panggil Pejabat BPN Bogor hingga Petinggi Swasta
-
Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah
-
Solusi Macet Ciomas! Jalan Laladon Bakal Dilebarkan 3 Meter
-
Balai Karantina Resmi Hadir di Laladon, Ekspor Ikan Hias Bogor Makin Mudah