SuaraBogor.id - Ketua PCNU Kota Bogor H Ifan Haryanto mengatakan, bahwa Ketua Umum PBNU terpilih 2021-2026 KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) merupakan kader terbaik yang dimiliki NU.
Tidak hanya itu, Rais Aam terpilih KH Miftachul Akhyar adalah sosok terbaik untuk menyongsong usia seabad atau 100 tahun NU.
"Beliau-beliau yang terpilih dalam Muktamar NU ke-34 ini merupakan kader terbaik NU untuk menyongsong era keemasan NU di segala bidang, baik di kancah nasional maupun global," katanya, Jumat (24/12/2021).
Pada muktamar di Lampung 23-25 Desember 2021 tersebut KH Miftachul Akhyar terpilih sebagai Rais Aam PBNU periode 2021-2026, dan KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menjadi Ketua Umum PBNU masa bakti 2021-2026.
Ifan Haryanto, salah satu tokoh penggagas pendirian Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU Luar Negeri ini berharap Muktamar ke-34 NU di Lampung ini dapat membuahkan hasil terbaik untuk merumuskan peta jalan kebangkitan NU abad kedua.
Ia yang juga menjadi salah satu inisiator pendirian PCINU United Kingdom (Inggris Raya) ini optimistis Gus Yahya dan Kyai Miftakhul Akhyar secara efektif akan membawa perubahan besar di NU, dengan turut melibatkan kaum muda NU.
"Muktamar ke-34 sebagai muktamar terakhir pada 100 tahun sejarah perjalanan NU. Sangat strategis untuk merumuskan dasar-dasar bagi kebangkitan NU pada 100 tahun mendatang," kata Ifan, yang juga lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan master dari Universitas Birmingham, Inggris ini.
"Kami berharap potensi keberadaan PCINU di 32 negara dapat dimanfaatkan untuk turut mendorong percepatan kebangkitan menyongsong usia 100 tahun NU," kata Ifan Haryanto.
Dalam Muktamar NU ke-34 yang dibuka Presiden Joko Widodo didampingi Wapres KH Ma'ruf Amin di Lampung, akhirnya KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) resmi menjadi Ketua Umum PBNU masa bakti 2021-2026 setelah unggul dalam pemungutan suara putaran kedua di di Lampung dengan perolehan 337 suara, Jumat (24/12) 2021.
Baca Juga: Berpolitik buat Kemaslahatan Bukan Kekuasaan, Putri Gus Dur Bakal Tagih Ucapan Gus Yahya
Sedangkan kompetitornya, yakni petahana KH Said Aqil Sirajd memperoleh 210 suara dan ada satu suara batal.
Sebelumnya, pada pemungutan suara putaran pertama Gus Yahya juga mendapatkan suara terbanyak sebanyak 327 orang.
Sementara KH Said Aqil Siradj mendapatkan suara sebanyak 203 orang.
Sebelumnya, sembilan kiai sepuh yang tergabung dalam Ahlil Halli Wal Aqdi (AHWA) sepakat memilih KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU periode 2021-2026.
Keputusan AHWA ini dibacakan KH Zainal Abidin dalam forum Muktamar ke-34 NU di Gedung Serba Guna Unila, Jumat (24/12) dini hari.
Menurut Zainal Abidin semua anggota AHWA sepakat memilih KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU periode 2021-2026.
Berita Terkait
-
Gus Lilur Harapkan Gus Kikin Menjadi Pemutus Mata Rantai Konflik
-
Muktamar Berakhir Teduh, Gus Ipul Tekankan Sikap Kalah Terhormat dan Menang Bermartabat
-
Gus Lilur Dukung Gus Kikin Susun Pengurus Profesional: PBNU Bukan PWNU Jatim
-
Bawa-bawa HMI dan PMII, Gus Ipul Curiga Kritik Cak Imin ke PBNU Demi Kepentingan Sesaat
-
Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Muncul Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong
-
Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas Klaim Rumah Dinas
-
BRI InFrame 2026 Ajak Masyarakat Abadikan Geliat Ekonomi Indonesia
-
Baru Bertindak Usai Viral di Medsos, DLH Kota Bogor Kandangkan Truk Sampah Penambal Triplek
-
Kasus Korupsi di Bogor Disorot Tajam