SuaraBogor.id - Pegiat media sosial Yusuf Muhammad turut menanggapi soal cekcok Habib Bahar dengan prajurit TNI yang viral di media sosial baru-baru ini.
Diketahui, Habib kontroversial ini bentak anggota TNI yang merupakan Brigjen Ahmad Fauzi.
Lewat cuitannya di Twitter, Sabtu 1 Januari 2022, Yusuf Muhammad menilai kelakuan Bahar Smith semakin kurang ajar lantaran telah membentak anggota TNI.
“Emang makin kurang ajar! Tapi tunggu saja, gak lama lagi masuk ini barang. #TangkapBaharSmith,” cuit Yusuf Muhammad.
Dalam narasi cuitannya itu, Yusuf Muhammad juga menyertakan sebuah link artikel pemberitaan berjudul ‘Video Viral Bahar Smith Bentak-bentak Anggota TNI’.
Diketahui, sebuah video yang memperlihatkan Habib Bahar Smith adu mulut dengan seorang anggota TNI berpangkat jenderal yakni Brigjen Ahmad Fauzi viral di media sosial.
Habib Bahar Smith pun menegaskan kepada jenderal bintang satu itu jika niatnya mendatangi dirinya hendak memberi shock therapy maka menurutnya Brigjen Ahmad Fauzi salah orang.
“Bapak sekarang mau datang ke sini, mau shock therapy saya, oh gak ada urusan. Salah orang. Bapak salah orang,” tegasnya.
Video itu pun juga sempat dikomentari Yusuf Muhammad. Ia bahkan menyebut Bahar Smith dengan istilah ‘bandit agama’.
Baca Juga: Kediaman Habib Bahar Didatangi Danrem, Kuasa Hukum Sebut Wewenang Polri Bukan TNI
Menurutnya, para bandit agama itu di negara asal mereka tak berani banyak bertingkah. Namun, kata Yusuf, hanya di Indonesia saja mereka berkelakuan seperti itu.
“Udahlah bandit agama itu di negara asalnya gak berani bertingkah, hanya di Indonesia saja mereka banyak tingkah. Makanya jangan heran jika mereka betah hidup di sini,” ujar Yusuf Muhammad.
Selain itu, Yusuf Muhammad juga meminta aparat keamanan untuk mengambil tindakan tegas terhadap semua bandit-bandit agama di Indonesia seperti Bahar Smith.
“Cobalah ditegasin saja semua bandit2 agama. Kalau sudah masuk jeruji ga usah disegani, gundulin saja,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Kediaman Habib Bahar Didatangi Danrem, Kuasa Hukum Sebut Wewenang Polri Bukan TNI
-
Paket Mengerikan Dikirim ke Ponpes Habib Bahar, Pakar Ungkap soal Pesan Maut
-
Perwira Tinggi TNI Datangi Habib Bahar, Fadli Zon: Jelas Telah Melewati Batas
-
Pengunggah Video Ceramah Habib Bahar akan Diperiksa Polisi
-
Polisi Periksa Dan Geledah Sosok TR, Pengunggah Video Habib Bahar
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Langka! Cap Go Meh Bogor 2026, Saat Budaya Tionghoa Berpadu Syahdu dengan Buka Puasa Ramadan
-
Pastikan Jalur Mudik Lebaran 2026 Aman, Pemkab Bogor Keroyok Perbaikan Jalan Parung-Kemang
-
Simbol Kerukunan Bogor, Hangatnya Bukber dan Santunan Dedie A Rachim di Rumah Ibadah Tionghoa
-
Tersangka AF Lawan Arus di Cibinong Hingga Menelan Korban Jiwa, Hasil Tes Urine Dinanti
-
Polres Bogor Resmi Tahan Majikan ASN BPK Pelaku KDRT ART di Gunung Putri