SuaraBogor.id - Korban hanyut saat mancing di Sungai Ciapus, Kabupaten Bogor, Jawa Barat hingga sore ini belum juga ditemukan oleh tim SAR gabungan.
Diketahui, korban hanyut itu atas nama Rizki Ramadhan. Dia terseret gelombang atau arus banjir sungai saat hujan turun di kawasan tersebut.
"Dinas Damkar, Basarnas, dari Brimob, dari TNI, dari rekan-rekan polmas raya, dan relawan-relawan kota dan Kabupaten Bogor, saat ini berupaya keras mencari korban atas nama Rizki Ramadhan yang pas hari Minggu sore itu terbawa arus banjir Sungai Ciapus," kata Diki Muttaqin selaku Komandan Peleton Rescue Damkar, selasa (11/1/2022).
Berdasarkan perkiraan cuaca BMKG saat ini sudah masuk musim penghujan. Hal itu membuat tim gabungan kesulitan untuk mencari korban hanyut tersebut.
Pada titik tempat Kejadian Perkara (TKP), RR terbawa arus air yang memiliki dua hulu aliran sungai dari Sindangbarang dan Ciapus.
"TKP diatasnya ada dua hulu aliran dari Sungai Sindangbarang dan Sungai Ciapus kemudian bersatu ke arah cangkrok. Artinya ketika di hulu ada hujan deras berapa tensi kembali ada penambahan debit arus jadi sangat membahayakan yang di bawah," ungkapnya.
"Kemaren hari kedua kebetulan tim dinas Damkar, Basarnas, BPBD, dari Brimob juga kita melaksanakan penyelaman dititik awal korban terseret arus Sungai Ciapus. Dengan kedalaman kurang lebih 3 meter sampai 4 meter," sambungnya.
Pencarian dilakukan hingga pukul 17.00 WIB korban masih belum ditemukan. Namun, Diki berharap pada hari ini tim SAR gabungan bisa menemukan korban dalam kondisi apapun.
Kontributor : Devina
Baca Juga: Sepanjang 2021, Ada 148 Bencana di 22 Kecamatan di Kapuas Hulu
Berita Terkait
-
Sepanjang 2021, Ada 148 Bencana di 22 Kecamatan di Kapuas Hulu
-
Curah Hujan Tinggi, 4 Sungai di Pasuruan Meluap Sebabkan Jalan Pantura Macet Parah
-
Gadis Corat-coret Mobil Pakai Spidol Malah Banjir Pujian: Sepantasnya Diberi Hadiah
-
Rumah Warga di Garut Rusak karena Tak Mampu Menahan Derasnya Kucuran Air Hujan
-
Sungai Ciberes Meluap, Ratusan Rumah di Cirebon Terendam Banjir hingga 1 Meter
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Mengapa Ikan Sapu-Sapu Harus Dimusnahkan? Ini Penjelasan Bupati Bogor Saat Bersihkan Situ Citatah
-
Harkitnas ke-118, Bupati Bogor Ajak Warga Warisi Semangat Juang Lewat Medsos Positif
-
Puskesmas Cisarua Disorot, Bupati Rudy Susmanto Janji Evaluasi Menyeluruh
-
5 Fakta Stadion Pakansari Jadi Venue Utama AFF 2026 dan Persiapan Kilat Bupati Bogor
-
Warga RW 11 Kayumanis Bogor Pasang Spanduk Protes, Tegas Tolak Proyek PSEL di Pemukiman