SuaraBogor.id - Sebuah video yang memperlihatkan seorang ibu yang memiliki kelainan atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) membuat heboh publik baru-baru ini viral.
Video viral itu diunggah akun TikTok @vera_vew. Dalam video itu terlihat ibu ODGJ merawat sang buah hati dengan penuh kasih sayang terekam.
Video itu sudah ditonton sampai jutaan kali. Hingga Sabtu, 29 Januari 2022 video tersebut bahkan ada yang sudah ditonton sampai 3,5 juta kali dengan jumlah likes mencapai 157 ribu dan 2 ribu lebih komentar warganet.
Terdapat satu hal yang ditekankan kreator konten tersebut mengenai sosok Isah, yakni ODGJ yang tak kehilangan naluri keibuannya dan mengasuh anaknya dengan sepenuh hati.
“ISAH=seseorang dengan gangguan jiwa yang begitu mencintai anaknya kemanapun dan dalam kondisi apapun tidak pernah sekalipun melepaskan anak dalam gendongannya,” tulis perekam video.
Kreator konten terlihat mengarahkan kameranya kepada sang ODGJ wanita yang tampak telaten menggendong anaknya. Meski penampilannya terlihat kumal, sang ibu terus berjalan-jalan sambil menghibur anaknya yang anteng dalam gendongannya.
Bahkan di video terbarunya, terlihat Isah yang masih setia menggendong putrinya kesana-kemari, tidak peduli meski anaknya sudah cukup besar untuk bisa berjalan sendiri.
Tampaknya menggendong adalah upaya Isah untuk tetap lancar mencurahkan kasih sayang sebanyak-banyaknya kepada sang putri.
Kisah sang ODGJ yang tidak kehilangan naluri keibuannya ini pun menjadi viral di TikTok, bahkan meskipun videonya telah diunggah sebulan yang lalu.
Baca Juga: Viral Guru SMP Surabaya Pukul Muridnya di Depan Kelas, Anggota Dewan Ini 'Ndredeg' Lihat Videonya
Setiap kisah Isah di akun TikTok @vera_vew juga terus ditonton warganet, lengkap dengan doa yang terus teriring demi kesembuhannya.
Warganet pun terenyuh dengan besarnya kasih sayang yang dilimpahkan Isah kepada putrinya meski kondisinya kurang sempurna. Begitu pula dengan putrinya yang tak ragu mengumbar rasa sayangnya untuk Isah.
“Kek gini aja aku nangis,” komentar seorang warganet.
“Tidak sedikitpun kasih ibu luntur selagi ia masih bernafas ia akan mengasihi anaknya dengan sepenuh hati,” komentar warganet lain.
“Naluri ibu gak bisa dibohongin, sebabak belur apapun perasaan dan mentalnya, anak adalah cinta dalam hidupnya,” timpan yang lainnya.
“Dunia gagal membuatnya jadi manusia, tapi dia berhasil jadi ibu,” ujar warganet.
Berita Terkait
-
Viral Guru SMP Surabaya Pukul Muridnya di Depan Kelas, Anggota Dewan Ini 'Ndredeg' Lihat Videonya
-
Reaksi Tak Terduga Warganet Lihat Nagita Slavina Kenakan Hijab Syar'i Saat Bertemu Ustaz Khalid Basalamah
-
Diduga Ingin Berfoto di Atas Motor Penjual Es, Ibu-ibu Ini Malah Bikin Dagangan Tumpah Semua
-
Viral, Bocah Terkunci di Dalam Mobil, Netizen Ramai-ramai Soroti Peran Ibu
-
Viral Belasan Kloset Berjejeran Tanpa Sekat di WC, Warganet: BAB Berjamaah
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir
-
Tangani Kebakaran TPAS Galuga 24 Jam, Bupati Bogor Kerahkan Tim Patroli Jalan Kaki hingga Alat Berat
-
Berjibaku 24 Jam di TPAS Galuga, Sinergi Bogor Raya Tekan Kobaran Api Hingga Sisa Titik Akhir
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei