SuaraBogor.id - Bacaan urutan doa tahlil dari sholawat Al-Faatih hingga doa selamat. Doa tahlil ini bisa dibaca untuk zikir tahlil arwah orang yang telah tiada hingga ziarah kubur.
Doa tahlil biasanya dibaca pada saat ziarah kubur, ruwahan, akhir ramadhan, peringatan 7, 14 , 100, hingga 1000 hari orang meninggal, dan sebagainya.
Berikut urutan bacaan doa Tahlil seperti dilansir dari YouTube Salik Channel.
A’uudzu billahi minasyaithoonirrojiim, bismillahirrohmanirrohiim. Alhamdulillahi robbil ‘alamiin, hamdan syaakirin hamdan na’imiin, hamdan yuwafi ni’amahu wa yukaafiu maziidah, yaa robbanaa lakalhamdu kamaa yanbagii lijalaali wajhika wa ‘azhiimi sulthoonika.
Artinya: Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah penguasa alam semesta, sebagaimana orang-orang yang bersyukur dan orang-orang yang mendapat banyak kenikmatan memuji-Nya. dengan pujian yang sepadan dan nikmat-Nya dan memungkinkan pertambahannya. Wahai Tuhan kami, pujian hanyalah untuk-Mu, sebagaimana yang layak akan kemuliaan Dzat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu.
Sholawat Al- Faatih
Allahumma shalli wa sallim wa baarik ‘alaa sayyidina Muhammadinil Fathih limaa ugliqa, wal khaatimi limaa sabaqa, wan nashiril haqqaa bil haqqi, wal haadii ilaa shiraatin mustaqiim. Shallallahu ‘alaiyhi, wa ‘alaa aalihii, wa ashhaabihii haqqa qadrihi wa miqdaarihil azhiim.
Artinya : Ya Allah limpahkanlah shalawat, salam, dan keberkahan kepada junjunan kami, Nabi Muhammad SAW., pembuka apa yang terkunci, penutup apa yang telah lalu, pembela yang hak dengan yang hak, dan petunjuk kepada jalan yang lurus. Semoga Allah melimpahkan sholawat kepadaanya, keluarga dan para sahabatnya dengan hak derajat dan kedudukannya yang agung.
Baca Juga: Level PPKM Diisukan Sering Dinaikkan Jelang Ramadhan, KSP: Sungguh Tidak Benar!
Sholawat Munjiyat
Allahumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin sholatan tunjiinaa bihaa min jami’il-ahwaali wal-aafaati wa taqdhii lanaa bihaa min jamii’is-sayyi’aati wa tarfa’unaa bihaa ‘indaka a’lad-darajaati wa tarfa’unaa bihaa aqshal-gaayaati min jami’il-khairaati fil-hayaati wa ba’dal- mamaati.
Artinya : Ya Allah, limpahkan rahmat-Mu kepada Nabi Muhammad SAW. dan keluarganya. Hanya dengan rahmat-Mu yang akan menyelamatkan kami dari semua marabahaya, mengabulkan semua keperluan kami, membersihkan kami dari segala kesalahan, mengangkat kami ke tempat derajat yang tinggi serta menyampaikan kami kepada puncak kebaikan, sejak kami hidup sampai meninggal dunia. Sesungguhnya orang-orang yang berjanji setia kepada-Mu, itu sebenarnya mereka berjanji kepada Allah. Tangan Allah diatas tangan-tangan (kekuasaan) mereka. Maka barangsiapa melanggar janjinya, niscaya akibat dari melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan barangsiapa yang menepati janjinya kepada Allah maka Allah akan memberinya pahala yang besar.
Allaahumma taqobbal wa aushil tsawaba maa qoro’naahu minal qur’aanil ‘azhiimi wamaa hallalnaa wa maa sabbahnaa wa mastaghfarnaa wa maa shollainaa ‘alaa sayyidinaa muhammadin shollalloohu ‘alaihi wa sallama hadiyyatan waashilatan wa rohmatan naazilatan wa barokatan syaamilatan ilaa hadhrotin habiibinaa wa syafii’inaa wa qurroti a’yuninaa sayyidinaa wa maulaanaa muhammadin shollallaahu ‘alaihi wa sallam, wa ilaa jamii’i ikhwaanihii minal anbiyaa’i walmursaliina wal auliyaa’i wasy-syuhadaa’i wash-shoolihiina wash shohaabati wattaabi’iina wal ‘ulamaa’il ‘aamiliina wal mushonnifiinal mukhlishiina wa jamii’il mujaahidiina fii sabiilillaahi robbil’aalamiin, wa malaa’ikatil muqorrobiin, khushuushon ilaa sayyidinaa syaikh ‘Abdil Qoodir Aljailaani, qaddasallohu sirrohu.
Artinya: Ya Allah, terimalah dan sampaikanlah pahala Al-Qur’an yang kami baca, tahlil kami, tasbih kami, istighfar kami dan shalawat kami kepada Nabi Muhammad SAW sebagai hadiah yang menjadi penyambung, sebagai rahmat yang turun dan sebagai berkah yang menyebar kepada kekasih kami, penolong kami dan buah hati kami, pemuka dan pemimpin kami, yaitu Nabi Muhammad SAW, juga kepada seluruh kawan-kawan beliau dari kalangan para Nabi dan
Rasul, para wali, para syuhada’, orang-orang shalih, para sahabat, para tabi’in, para ulama yang mengamalkan ilmunya, para pengarang yang ikhlas dan orang-orang yang berjihad di jalan Allah Tuhan semesta alam, serta para malaikat yang selalu beribadah, khususnya ditujukan kepada Syekh Abdul Qadir Jailani Q.S.
Tshumma Ilaa Jamii’i Ahlil Qubuuri Minal Muslimiina Walmuslimaati Walmu’miniina Walmu’minaati Mim Masyaariqil Ardhi Ilaa Maghooribihaa Barrihaa Wabahrihaa Khushushon Ilaa Aabaainaa Wa-Ummahaatinaa Wa-Ajdaadinaa Wa jaddaatinaa Wanakhush-Shu Khushuuson man ijtama’naa Haahunaa Bisababihii Wa li-ajlihii. (Wa Khushuuson ilarruhi ...., Wa Khushuuson ilarruhi ...., Wa Khushuuson ilarruhi ....).
Berita Terkait
-
Gabung Persebaya, Striker Timnas Ramadhan Sananta Kembali Asah Naluri
-
Ramadhan Sananta Ungkap Alasan Utama Terima Pinangan Persebaya Surabaya
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
-
Resmi Jadi Pemain Persebaya, Ramadhan Sananta: Halo Rek, Aku Wis Ijo!
-
Clara Shinta Bicara soal Kehamilan Jule: Kita Enggak Boleh Jahat!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan
-
El Clasico Milik Maung Bandung! Jalan Pandu Raya Bogor Mendadak Membiru Usai Persib Libas Persija
-
Mata Air dan Sumur Mengering, 90 Jiwa di Bogor Selatan Terdampak Bencana Kekeringan
-
Berawal dari Bau Busuk Menyengat, Saksi Intip Jendela dan Temukan Pensiunan ASN Meninggal Kaku
-
Kerahkan 1.105 Personel Gabungan, Polda Jabar Perketat Pengamanan Laga Timnas Indonesia vs Vietnam