SuaraBogor.id - Kapal nelayan KM Putra Cikal 101 asal Ujung Genteng, Sukabumi dilaporkan hilang di perairan Karang Potong, Kabupaten Cianjur,
Berdasarkan informasi diperoleh, kapal yang di nakhodai Nanang Nurjaman (35) berlayar dari dermaga tradisional Ujung Genteng, Sukabumi untuk mencari ikan di perairan Selatan Cianjur, Rabu (9/2/2022).
Saat pemilik kapal mencoba menghubungi juru mudi kapal (Nakhoda) melalui telepon selulernya hingga kini tidak ada jawaban atau kabar.
Kasat Polairud Polres Cianjur, AKP Heri mengatakan jajarannya telah menerima informasi terkait kapal pencari ikan asal Ujung Genteng, Sukabumi yang diduga hilang kontak di perairan Karang Potong, Sindang Barang, Cianjur.
Baca Juga: Nelayan Hilang di Konawe Selatan Masih Dalam Pencarian
Disebutkan Heri, kapal KM Putra Cikal 101 diketahui di awaki oleh satu orang yang sekaligus sebagai juru mudi.
"Kita dimintai bantuan oleh Polairud Sukabumi, terkait adanya kapal nelayan yang diduga hilang kontak di perairan Karang Potong, Cianjur," kata Heri saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (13/2/2022).
Dugaan hilang kontak perahu nelayan tersebut, kata dia, pihak mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah unsur SAR yang ada di wilayah perairan Cianjur selatan.
"Personil masih melakukan pemantauan di sepanjang perairan yang diduga menjadi lokasi hilang kontak kapal tersebut, dan masih belum ada informasi lanjut," jelasnya.
Pihaknya meminta para nelayan agar tidak memaksakan untuk berlayar saat kondisi air laut selatan saat ini tengah mengalami gelombang tinggi.
Baca Juga: Nelayan Hilang Saat Mancing, Basarnas Lakukan Pencarian
"Kondisi cuaca di perairan memang sedang kurang baik, gelombang tinggi masih terjadi di perairan itu. Oleh karena itu kita imbau agar nelayan tidak memaksakan diri untuk melaut," katanya.
Berita Terkait
-
Nyalakan Sirine Darurat, Sopir Ambulans Bukan Bawa Pasien Tapi Warga yang Ingin Wisata ke Sukabumi
-
7 Makanan Lebaran Khas Sukabumi yang Bikin Kangen saat Lebaran Tiba
-
Ramadan Penuh Berkah, Cleanermasjid & Driver ShopeeFood Kompak Bantu Masjid
-
Tanah Bergerak Guncang Bandung, 20 Rumah Rusak
-
Bencana Mengerikan di Sukabumi, BNPB: 5 Orang Tewas, Ratusan Rumah Rata dengan Tanah
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai