SuaraBogor.id - Sholat dhuha adalah amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan umat Muslim. Salah satu keutamaan dari sholat dhuha adalah agar diberi kemudahan dalam rezeki.
Agar amalan ini semakin sempurna, umat muslim juga dianjurkan membaca doa setelahnya.
Membaca dan menghapal doa setelah sholat dhuha sebenarnya cukup mudah. Asal tekun dan konsisten, siapa pun akan dapat mengamalkan doa setelah sholat dhuha secara perlahan.
Jika belum memahami tulisan Arab, membaca doa setelah sholat dhuha latin bisa menjadi pilihan. Hal terpenting adalah sholat dhuha diniatkan untuk ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah.
Sebelum membahas soal doa setelah sholat dhuha, perlu kita ketahui lebih dulu sejumlah keutamaan sholat Sunnah tersebut. Berikut uraiannya.
1. Rezeki Berlimpah
Hal ini dijelaskan melalui riwayat dari Abdullah bin 'Amr bin 'Ash yang berkata, Rasulullah bersabda, “Maukah aku tunjukkan kepada kalian sesuatu yang lebih cepat selesai perangnya, lebih banyak harta rampasan yang didapat, dan cepatnya kembali (dari medan perang).”
"Yaitu orang yang berwudhu kemudian menuju masjid untuk mengerjakan sholat sunah dhuha.” “Dialah yang lebih cepat selesai perangnya, lebih banyak harta rampasan, dan lebih cepat kembalinya.” (HR. Ahmad).
2. Mendapat Ampunan
Baca Juga: Cara Sholat Dhuha, Jika Dilakukan dengan Benar Dapat Pahala Seperti Melakukan Haji dan Umrah
Dengan menjalankan sholat dhuha secara rutin, Allah janjikan ampunan dosa meski dosa yang sudah diperbuat sangat banyak. Hal ini diriwayatkan dalam sebuah riwayat yang artinya: “Barangsiapa yang menjaga sholat dhuha, maka dosa-dosanya akan diampuni walau sebanyak buih di lautan.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad).
3. Sedekah Paling Mudah
Mengamalkan sholat dhuha juga bernilai sedekah lho. Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Bagi masing-masing ruas dari anggota tubuh diantara kalian pada pagi hari harus dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kebaikan adalah sedekah. Mencegah kemungkaran adalah sedekah, dan semua itu dapat diganti dengan mengerjakan sholat dhuha dua rakaat." (HR. Muslim dari Abu Dzar).
4. Emas dan Istana di Surga
Allah menjanjikan harta berlimpah dan kenyamanan di surga bagi umat yang mengamalkan sholat dhuha. “Barangsiapa sholat dhuha dua belas rakaat, maka Allah akan membangun baginya istana dari emas di surga.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).
Tag
Berita Terkait
-
Cara Sholat Dhuha, Jika Dilakukan dengan Benar Dapat Pahala Seperti Melakukan Haji dan Umrah
-
Tata Cara Sholat Dhuha dan Keutamaan Beserta Hukumnya
-
Tata Cara Sholat Dhuha 2 Rakaat Sunnah Rasulullah SAW, Pastikan Membaca Doa Ini
-
Tata Cara Sholat Dhuha, Lengkap Panduan Bacaan Doa
-
Lengkap Doa Sholat Dhuha, Dikenal dengan Ibadah Pembuka Pintu Rezeki
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
Terkini
-
5 Rekomendasi Tempat Bukber Asri di Leuwiliang untuk Reuni Sekolah
-
9.867 PPPK Paruh Waktu Kabupaten Bogor Dipastikan Terima THR Tahun Ini
-
Bupati Bogor Kawal Penyaluran Bantuan Presiden agar Tepat Sasaran di Babakan Madang
-
Dukung Udara Bersih, SPBG Bogor Layani 312 Angkot Setiap Hari dengan Energi Ramah Lingkungan
-
Ketua dan Wakil PN Depok Dipecat Sebelum Pemeriksaan Etik Komisi Yudisial