- PT ANTAM sedang melakukan investigasi internal menyeluruh terkait dugaan praktik tambang ilegal dan jual beli akses di Pongkor.
- Perusahaan menegaskan kebijakan zero tolerance terhadap aktivitas ilegal guna menjaga keamanan aset negara dan integritas operasional BUMN.
- Hasil penelusuran akan digunakan sebagai dasar sanksi serta koordinasi hukum untuk menindak oknum yang terlibat pelanggaran tersebut.
SuaraBogor.id - Setelah informasi mengenai dugaan praktik illegal mining dan jual beli akses masuk ke kawasan tambang Pongkor viral di media sosial, PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) akhirnya memberikan tanggapan resmi.
Perusahaan BUMN ini menegaskan bahwa mereka saat ini sedang melakukan penelusuran dan investigasi internal secara menyeluruh untuk memastikan fakta yang sebenarnya.
ANTAM berkomitmen penuh untuk menerapkan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk aktivitas ilegal di wilayah operasionalnya.
Corporate Secretary Division Head PT ANTAM (Persero) Tbk, Wisnu Danandi Haryanto menyatakan bahwa perusahaan memiliki kebijakan yang sangat tegas dan konsisten.
"ANTAM menegaskan bahwa perusahaan memiliki kebijakan yang tegas dan konsisten dalam menerapkan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk aktivitas ilegal, termasuk akses tidak sah ke area operasional," ujarnya dalam pernyataan resmi yang diterima wartawan, Rabu (29/4/2026).
Pernyataan ini menegaskan posisi perusahaan yang tidak akan menolerir praktik-praktik yang merugikan.
Kata dia, seluruh wilayah operasional ANTAM merupakan objek vital negara yang dijaga dengan sistem pengamanan berlapis dan pengawasan ketat.
"Setiap indikasi pelanggaran, termasuk yang viral di media sosial, akan ditindak melalui mekanisme internal serta dikoordinasikan dengan aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Ini adalah upaya untuk memastikan integritas BUMN dan keamanan aset negara," imbuhnya.
Dugaan praktik jual beli waktu dan jalur masuk ke lubang tambang, dengan setoran ratusan juta per shift, yang mencuat melalui akun Facebook "Bang Ciyo CL", menjadi perhatian serius ANTAM.
Baca Juga: Zonasi SMAN 1 Bogor Bakal Dihapus? Komisi IV DPRD Soroti Skema Sekolah 'Maung'
Dia menegaskan bahwa penelusuran dan investigasi internal secara menyeluruh adalah langkah krusial untuk mencari tahu apakah ada keterlibatan oknum keamanan internal perusahaan.
"Memastikan kebenaran informasi yang viral di media sosial. Mengidentifikasi celah keamanan atau prosedur yang mungkin dieksploitasi. Menyediakan dasar untuk tindakan hukum atau sanksi internal jika terbukti ada pelanggaran," tegasnya.
Sejalan dengan komitmen zero tolerance tersebut, ANTAM selama ini secara aktif melakukan penertiban terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).
"Upaya ini meliputi pnutupan titik-titik aktivitas ilegal, melakukan pengawasan berkelanjutan di area tambang, penguatan koordinasi dengan aparat penegak hukum (seperti Polsek Nanggung yang menunggu laporan resmi) dan pemerintah daerah," akunya.
Dia menambahkan bahwa ANTAM juga mengingatkan bahwa aktivitas PETI memiliki risiko keselamatan yang tinggi, seperti potensi longsor dan paparan gas berbahaya. Oleh karena itu, penanganannya membutuhkan pendekatan yang terkoordinasi dan berkelanjutan, tidak hanya untuk menjaga keamanan aset perusahaan, tetapi juga keselamatan para penambang itu sendiri.
"Sebagai perusahaan BUMN, ANTAM berkomitmen menjalankan operasional yang transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip Good Mining Practice. Diharapkan, hasil investigasi internal ini dapat segera diumumkan dan ditindaklanjuti dengan langkah-langkah konkret untuk memberantas tuntas praktik ilegal di Pongkor dan menjaga kepercayaan publik," tukasnya.
Berita Terkait
-
Zonasi SMAN 1 Bogor Bakal Dihapus? Komisi IV DPRD Soroti Skema Sekolah 'Maung'
-
Dukung Asta Cita Presiden, Pemkab Bogor Percepat Operasional 189 Koperasi Merah Putih
-
5 Rekomendasi Tempat Ngopi Nuansa Alam di Bogor Terbaru 2026, Dijamin Anti Boring
-
Cibinong Makin Keren! Skywalk Simpang Bappenda Bakal Diresmikan di HJB Ke-544
-
Heboh Unggahan 'Bang Ciyo CL': Bongkar Dugaan Praktik 'Jual Beli Waktu' di Tambang Emas Pongkor
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
Siap-siap Operasi Gabungan! Angkot Tua di Kota Bogor Bakal Dipaksa Berhenti Narik
-
Otak Pembacokan Sadis di Tanah Sareal Ternyata Residivis Begal, Libatkan Pelajar SMK
-
Nasib Ratusan Pedagang Pasca Penggusuran Jalur Puncak, Pasrah Kios Puluhan Tahun Rata dengan Tanah