SuaraBogor.id - Gerombolan monyet turun ke pemukiman warga di Ciampea, Kabupaten Bogor. Fenomena gerombolan monyet ini diduga terjadi karena kehabisan stok makanan di Gunung Kapur Ciampea.
Akibat kedatangan gerombolan monyet ini, sejumlah fasilitas rumah rusak dan buah milik pedagang dicuri.
“Kalau ganggu tidak, hanya monyet tersebut kerap memakan buah dan sayuran milik pedagang pasar,” kata Fahmi (27) warga Ciampea, mengutip dari BogorDaily.net--Jaringan Suara.com, Rabu (23/2).
Dia mengaku, keberadaan binatang tersebut memang sudah menjadi fenomena setiap minggunya. Karena, stok makanan di gunung sudah habis.
“Paling atap rumah warga dan kabel rusak, sementara ini belum ada informasi ada warga yang digigit,” jelasnya.
Fahmi menuturkan, perlu adanya pemeliharaan kawasan gunung kapur supaya keberadaan monyet bisa lebih nyaman dan tak sering turun ke pemukiman warga.
“Posisi rumah warga dan pasar sangat dekat dengan gunung kapur, makanya kalau monyet turun pasti mengarah ke pasar karena mungkin banyak stok makanan,” kata Fahmi.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Dukung Indonesia ASRI, BRI Peduli Libatkan Masyarakat Jaga Lingkungan Pantai Kedonganan
-
Lonjakan Permintaan Emas Fisik, Pegadaian Pastikan Pemenuhan Bertahap hingga Februari 2026
-
Peran Strategis BRI Dongkrak Keberhasilan Program Perumahan Rakyat, Menteri PKP Beri Apresiasi
-
Sektor Otomotif dan Konstruksi Jepang Menanti, Brexa Siapkan 1.000 Slot Pelatihan di Bogor
-
Lebih dari Sekadar Iftar: Berbuka di Bigland Bogor Hotel, Bawa Pulang Kesempatan iPhone 17 Pro