SuaraBogor.id - Fiks, Pratama Arhan bakal mengenakan nomor punggung tak biasa setelah memutuskan gabung Tokyo Verdy. Ia memilih nomor punggung 38 karena sejumlah alasan.
Sebelum memilih nomor punggung 38 di Tokyo Verdy, Pratama Arhan yang fasih bermain sebagai bek sayap kiri ini identik dengan nomor punggung 11 atau 12. Nomor punggung itu konsisten dipakai baik saat di PSIS Semarang maupun timnas Indonesia. Namun ketika bergabung dengan Tokyo Verdy, pemain 20 tahun itu memilih nomor punggung 38. Kini, Arhan menyampaikan alasan terkait pemilihan nomor punggung itu.
"Terkait nomor punggung itu sebenarnya tidak ada kesan [apa-apa]. Saya mau menggunakan nomor 12 atau 11, tetapi sudah dipakai," kata Pratama Arhan dalam konferensi pers bersama Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan yang disiarkan via kanal YouTube PSSI TV, Jumat (4/3/2022).
"Jadi akhirnya saya pilih nomor [punggung] 38. Menurut saya bagus juga nomor itu," tambahnya.
Pratama Arhan saat ini tengah bersiap untuk berangkat ke Jepang guna segera berlatih bersama rekan-rekan barunya di Tokyo Verdy.
Agen Pratama Arhan, Dusan Bodganovic, mengatakan bahwa kliennya dijadwalkan bertolak ke Negeri Sakura sekitar pekan depan.
"Mungkin 6-7 hari ke depan, Arhan akan berangkat ke Jepang. Karantina [Covid-19] di sana itu 3 hari," kata Dusan Bodganovic.
Pratama Arhan resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Tokyo Verdy pada 16 Februari lalu setelah menjalani negosiasi berbulan-bulan lamanya.
PSIS Semarang selaku klub Pratama Arhan diketahui melepas talenta terbaiknya itu secara gratis. Hal itu demi mendukung karier pemainnya ke luar negeri.
Baca Juga: Gabung Tokyo Verdy, Pratama Arhan Ragu Bela Timnas Indonesia U-23 di SEA Games
Tag
Berita Terkait
-
Kabar Buruk Jelang ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Cedera, Elkan Baggott Siap Turun Gunung?
-
Malaysia Bawa 23 Pemain ke FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Harus Soroti 3 Nama Naturalisasi
-
Hati Jay Idzes Hancur Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Persija Dijatuhi 4 Sanksi Buntut Duel Kontra Persib di GBK, Terusir dari Jakarta dan Denda Jutaan
-
Kelme Kenalkan Jersey Ketiga Timnas Indonesia, Warna Biru dan Kuncup Melati Punya Makna Khusus
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan Perumahan, KPP Rp427,5 Miliar Disalurkan
-
1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop
-
DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi PAD dalam Perubahan APBD 2026
-
IPB University dan BRIN Luncurkan Innobridge, Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi
-
KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN