SuaraBogor.id - Habib Bahar bin Smith alias Habib Bahar bisa dibilang menjadi salah satu pendakwah yang tak jarang cara ceramah nya dinilai terlalu keras dan menuai kritik.
Namun dibalik itu, Habib Bahar menyebut Nabi Muhammad SAW selalu ceramah dengan suara keras dan matanya merah. Ia juga menyebut Nabi Muhammad dalam ceramah dan khutbahnya selalu bertambah kemarahannya.
Kata Bahar bin Smith, Dalam menyampaikan dakwah nabi Muhammad tidak selalu lembut, ia menjelaskan nabi Muhammad behkan kerap marah dalam menyampaikan khutbah dan ceramahnya.
Seperti diketahui, Habib Bahar kerap dikritik soal cara dakwah atau penyampaian ceramah yang keras. Ia berdalih bahwa nabi Muhammad kerap keras dalam menyampaikan ceramah dan khutbah.
Habib Bahar menyempaikan hal tersebut dalam ceramahnya, video tersebut kemudian diunggah oleh channel youtube Teuku Safan dengan judul ‘Rujukan Habib Bahar yang Sering Lantang!?’, Jumat (11/3/2022).
“Nabi Muhammad kalau lagi khutbah, lagi ceramah, ikhmarot ainahu, merah kedua mata beliau!,” ujar Bahar bin Smith menjelaskan.
“Wa ala soutuhu, suaranya nabi meninggi, keras! tinggi suaranya nabi!,” ujar Bahar bin Smith melanjutkan.
“Jadi jangan ente cuma tau nabi itu lembut, nabi itu begini-begini,” ujar Bahar bin Smith melanjutkan.
Dalam kesempatan itu, Bahar bin Smith menyinggung orang-orang yang tidak suka dengan penceramah keras dan suka marah-marah.
Baca Juga: Lirik Sholawat Birosulillahi Wal Badawi, Puji-pujian untuk Nabi Muhammad SAW di Majlis Taklim
“Ini ada ah ceramahnya keras berapi-api, lah?,” ujarnya.
“Ana punya kakek rasulullah ija khotoba ikhmarot ainahu (matanya merah), ente mau lawan itu hadist itu?!,” imbuhnya.
“Ente mau bantah itu hadist?! nabi Muhammad kalau dia berceramah, kalau dia berkhotbah, merah kedua matanya! meninggi suaranya!,” ungkapnya.
“Suaranya tinggi! bertambah kemarahannya! sehingga nabi kalau lagi khutbah, kalau lagi ceramah, beliau sebagai pemberi peringatan perang,” pungkas Habib Bahar.
Berita Terkait
-
Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI
-
Buku Akhlak Nabi Muhammad: Pelita Hati, Menumbuhkan Budi Pekerti Sejak Dini
-
Profil Abah Setu, Pimpinan Majelis Dzikir di Bekasi yang Diduga Hina Nabi Muhammad SAW
-
Siapa Sheikh Assim Al-Hakeem? Viral usai Sebut Pemimpin Zalim Tanggung Dosanya Rakyat
-
Binatang yang Berinteraksi dengan Nabi Muhammad SAW: dari Unta hingga Singa
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan
-
Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak
-
Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang
-
20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor