SuaraBogor.id - Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Bogor Kota Kompol Dhoni Erwanto menyebut bahwa tren kasus tindak kekerasan yang didominasi tawuran di wilayahnya terindikasi menurun pada awal 2022 jika dibandingkan dengan awal tahun 2021.
"Dibandingkan Januari sampai Maret tahun lalu dengan tahun ini datanya menurun," kata Dhoni di Mapolresta Bogor Kota, Selasa, mengutip dari Antara.
Menurut Dhoni, dengan sejumlah kebijakan pencegahan berbagai masalah penyakit masyarakat khususnya tindakan kekerasan diharapkan ke depan semakin aman.
Dalam rangka menjelang Ramadan 2022 antisipasi tawuran akan menjadi prioritas kembali Satreskrim Polresta Bogor. Bentuk operasi yang akan diberlakukan segera dilaksanakan sekitar satu minggu sebelum Ramadan.
Kenakalan remaja berupa tawuran menjadi tantangan tersendiri di Kota Bogor yang biasa dilakukan pada malam hari.
Dari 400 senjata tajam yang berhasil diamankan satreskrim seperti yang disampaikan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro, kata Dhoni, adalah angka capaian pencegahan tindakan kriminal remaja 2021 berupa tawuran.
Satreskrim Kota Bogor melakukan patroli setiap malam, untuk menyisir lokasi-lokasi rawan tawuran. Dalam kurun waktu setahun terakhir, puluhan kali aksi tawuran telah berhasil digagalkan, sehingga senjata tajam tersebut berhasil diamankan.
Selama tiga bulan awal tahun 2021 penyitaan senjata tajam berbentuk pisau, pedang hingga cerulit mencapai lebih dari 100 dari tersangka yang cukup banyak. Namun tiga bulan awal 2022 ini, hanya 92 senjata tajam yang diamankan dengan hanya 22 orang yang menjadi tersangka.
"Meskipun ke depan belum bisa dipastikan, tapi jika dibandingkan memang lebih tinggi tahun lalu," ujarnya.
Dhoni mengimbau, baik kepada individu remaja yang seringkali tawuran agar menghindari tindakan kekerasan tersebut karena akan merugikan masa depan. Begitupun kepada orang tua agar senantiasa mengawasi pergaulan anak ketika malam hari.
Berita Terkait
-
Kebun Raya Bogor Jadi Magnet Libur Lebaran: Pengunjung Membludak, Fasilitas Ditingkatkan!
-
Jalur Puncak Hari Ini: Pemudik Balik Campur Wisatawan, Macet Tak Terhindarkan?
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
Kronologi Kades Klapanunggal Minta Jatah Rp165 juta ke Perusahaan Berkedok THR
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai