SuaraBogor.id - Curug Pangeran adalah salah satu ikon wisata alam di Kabupaten Bogor. Obyek wisata itu terletak di Kawasan Wisata Gunung Bunder di Taman Nasional Gunung Halimun Salak.
Nama ‘Pangeran’ yang disematkan pada air terjun ini menjadi keunikan tersendiri. Dengan keindahan dan suasananya, wisatawan dapat merasakan sensasi mandi layaknya anak raja.
Curug Pangeran cukup terkenal di kalangan wisatawan lokal maupun luar kota. Meskipun air terjunnya tidak tinggi, kolam air di bawahnya dapat dipakai untuk berenang.
Air terjun dengan ketinggian sekitar 6 meter ini sangat jernih dengan pantulan cahaya hijau kebiruan. Akses menuju lokasi air terjun yang bersahabat dengan jarak dekat juga menjadi nilai tambah.
Mau tahu apa saja daya tarik dan aktivitas yang bisa dilakukan di Curug Pangeran? Simak artikel berikut ini.
1. Berenang di Air Terjun
Menikmati kesegaran air Curug dengan berenang di kolam bawah aliran air terjun menjadi salah satu hal yang pantang dilewatkan.
Di bawah air terjun terbentuk kolam alami dengan kedalaman sekitar 4-5 meter. Kejernihan airnya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk bermain air dan berenang.
Arusnya tidak deras sehingga anak-anak pun bisa berenang di aliran sungainya. Namun wisatawan dilarang untuk mendekati pusat alirannya demi keamanan dan keselamatan. Wisatawan yang tidak bisa berenang disarankan tidak melewati tali pembatas.
Baca Juga: Eks Pegawai BPN dan Kementerian Keuangan Jadi Tersangka Pemalsuan Aset BLBI di Bogor
2. Melompat dari Tebing
Aktivitas ini sangat menantang dan menguji nyali siapapun yang melakukannya. Jika berani melakukannua, Anda akan menemukan sensasi kesegaran air terjun usai melompat dari tebing. Tenang saja, tebingnya tidak terlalu tinggi sehingga aman untuk melompat.
Tidak sedikit wisatawan melancarkan aksi meloncat dari tebing atas aliran air terjun. Namun kegiatan ini tidak disarankan bagi wisatawan yang tidak bisa berenang maupun yang punya gangguan fisik atau kesehatan tertentu.
3. Menikmati Keindahan Curug
Bersantai di permukaan kolam Curug Pangeran bisa menjadi ajang relaksasi yang menyenangkan. Wisatawan dapat menyusuri aliran sungai menikmati pesona pemandangan bebatuan besar. Jernihnya air membuat dasar sungai yang terdiri dari aneka batu alam terlihat jelas.
Di sekitar air terjun juga terdapat tumbuhan pakis yang membingkai keindahan kawasan.
Berita Terkait
-
Pesta Gol Garuda! Hattrick Mitchell Lee Baker Warnai Kemenangan 5-1 atas Kamboja
-
Angin Puting Beliung Lepaskan Atap, Begini Kondisi Stadion Pakansari Jelang Laga Timnas Indonesia
-
Jangan Bandel! SPPG Makan Bergizi Gratis yang Tak Sesuai Standar Siap-siap Ditutup
-
Soal Persekusi Transpuan Bogor, Yusril Tegaskan Perpres 111 Bukan Legitimasi Tindakan Vigilante
-
Perhatian Penumpang KRL Bogor, Jalur Naik-Turun Berubah Tapi Jadwal Tetap Normal
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Menjangkau Pelosok Talaud, Mantri BRI Perkuat Perekonomian Masyarakat Lewat Pendampingan UMKM
-
Tekan Curat dan Curas, Puluhan Polisi Kepung Kawasan Cibinong Raya Saat Razia Stasioner