SuaraBogor.id - Mayat tanpa busana gegerkan warga Sukaresmi RT02/RW05, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
Mayat pria tersebut diketahui berinisial (SBR). Dia ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di kamar mandi sebuah kontrakan di Bogor.
Saat di konfirmasi Lurah Sukaresmi Nandang, dirinya membenarkan adanya temuan mayat di wilayahnya. Ia mengatakan, kronologi penemuan mayat tersebut di temukan pertama kali oleh tetangganya.
Pada pukul 22:00 WIB, tetangga di sebelahnya mendengar suara air di dalam kamar mandi masih menyala. Kemudian, tetangganya mematikan token listrik.
“Pada pagi harinya, suara air di dalam kamar mandinya masih menyala dan terdengar dari luar. Selanjutnya tetangga sebelah kontrakan memanjat ke atas untuk memastikan suara air di dalam kamar mandi,” kata Lurah Sukaresmi Nandang kepada wartawan, Senin (28/3/2022).
Lebih lanjut, kata Nandang, saat warga melihat di dalam kamar mandi, penghuni kontrakan yang bekerja sebagai tukang sayur di pasar induk itu tewas dalam keadaan telanjang bulat dengan posisi miring menghadap closed.
“Setelah melihat penghuni kontrakan tergeletak tak bernyawa, warga langsung melaporkan ke Ketua RW dan melaporkan ke pihak Kelurahan Sukaresmi,” ucapnya.
Setelah mendengar hal tersebut, Pihak Kelurahan Sukaresmi bersama Ketua RT/RW, Polsek Tanah Sareal, Babinsa, Bhabinkamtibmas langsung mengevakuasi menggunakan kantung mayat.
“Mayat langsung di bawa ke RSUD Kota Bogor,” ungkapnya.
Dengan geger penemuan mayat di wilayahnya, Nandang mengintruksikan kepada RT dan RW harus mendata ulang warga-warga yang mengontrak di wilayah Sukaresmi.
Berita Terkait
-
Kadisbudpar Kabupaten Bogor Deni Humaedi Dipanggil KPK, Terkait Kasus Korupsi Eks Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi
-
Demi Terhindar Macet di Kawasan Puncak, Seorang Mahasiwa Ngaku sebagai Perwira Polisi, Kini Terancam 6 Tahun Bui
-
Viral, Bawa Anak Kecil Pria Ini Curi Kotak Amal Masjid di Bogor, Aksinya Terekam CCTV
-
Rombongan Band DMasiv Kecelakaan di Jawa Timur, Berikut Kronologinya
-
Perda Penyimpangan Seksual Kota Bogor: Kelompok LGBT Merasa Terancam
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam
-
Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor
-
Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video
-
Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi
-
BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026