SuaraBogor.id - Alvin Lie di akun Twitter pribadinya @alvinlie21 mempopulerkan tagar Percepat Pemilu. Kicauan dari politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengomentari pemberitaan soal wacana penundaan pemilu 2024.
"Perlu diimbangi dgn wacana PERCEPAT PEMILU," tulis akun Alvin Lie, mengomentari pemberitaan wacana penundaan pemilu 2024 ialah hal wajar menurut Menteri Investasi RI, Bahlil Lahadalia.
Ditegaskan oleh Alvin Lie bahwa wacana soal penundaan pemilu 2024 memang harus diimbangi dengan percepatan pemilu dan tak perlu menunggu hingga 2024.
"Tidak usah tunggu hingga 2024 #PercepatPemilu," tambah Alvin Lie.
Cuitan dari Alvin Lie ini pun mendapat komentar dari sejumlah warganet. Mayoritas yang membalas cuitan dari Alvin Lie itu setuju dengan tagar percepatan pemilu.
"semakin sering mereka gaungkan penundaan pemilu, semakin gencar juga rakyat menyerukan percepatan pemilu," tulis akun @ira***
"bolehlah begitu kalau memang terbaik buat rakyat
#PercepatPemilu," timpal akun @mas***
Meski begitu, ada juga yang menganggap cuitan dari Alvin Lie ini melanggar konstitusi.
"Wah.. kalau ini namanya makar, inkonstitusional, radikal, anti pancasila, anti nkri, anti kebinekaan, faham terorisme, kadrunisme," tulis akun @cak***
Baca Juga: Presiden PKS Ahmad Syaikhu Wanti-wanti Kadernya Di DPR: Jangan Terbuai Wacana Penundaan Pemilu!
Sebelumnya, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia kembali bicara soal isu penundaan Pemilu 2024. Kali ini dia bicara bahwa keinginan untuk menunda pemilu tidak boleh diharamkan.
"Penundaan pemilu, ya ini parlemen ini kan lembaga demokrasi. Orang mau cerita apa saja boleh termasuk penundaan pemilu. Jadi jangan diharamkan barang yang tidak haram gitu loh," kata Bahlil saat hadiri acara diskusi di Kompleks Parlemen, mengutip dari Suara.com
"Menurut saya adalah sesuatu pemikiran yang konstruktif untuk kebaikan rakyat bangsa dan negara termasuk penundaan pemilu itu sesuatu yang wajar-wajar saja tinggal gimanaproses di parlemen. Boleh apa tidak, monggo diselesaikan di sini," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Presiden PKS Ahmad Syaikhu Wanti-wanti Kadernya Di DPR: Jangan Terbuai Wacana Penundaan Pemilu!
-
Bicara Soal Penundaan Pemilu Lagi, Menteri Bahlil: Jangan Diharamkan, Pengusaha Butuh Kepastian dan Stabilitas Politik
-
Wacana Penundaan Pemilu 2024 Harus Dihentikan, Hasto Kristiyanto: PDIP Tak Akan Jilat Ludah Sendiri
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot
-
Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal
-
Lapas Rasa Apartemen di Cibinong, Ahmad Sahroni: Jangan Hukum Keras di Depan, Lemah di Belakang
-
Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara
-
Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong