SuaraBogor.id - Sebuah video yang memperlihatkan truk melaju di jalan rusak dengan tampak meloncat-loncat belakangan viral di media sosial. Dibalik video viral truk meloncat-loncat itu ternyata dibaliknya ada sopir cantik yang mengemudikan.
Gadis cantik yang mengendari truk tersebut belakangan menjadi sorotan warga Cianjur dan netizen. Hal tersebut terjadi lantaran sopir cantik itu berani jalan rusak berupa bebatuan besar.
Nah, selidik punya selidik aksi video mengemudikan truk tersebut sengaja dibuat sebagai protes jalan rusak yang ia lalui. Kini video itu pun tersebar disejumlah platfrom media sosial dan telah ditonton ribuan serta berbagai tanggapan dari pengguna internet.
Vidoe viral tersebut, sang supir diketahui merupakan Neng Ida warga Desa Situhiang, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur. Sabtu (2/4/2022).
Dalam video yang berdurasi sekitar 20 detik itu memperlihatkan Neng Ida tengah membawa muatan melintasi jalan menanjak dengan kondisi rusak parah tanpa asal hanya bebatuan.
Awalnya truk tersebut berjalan melintasi jalan bagus, seperti dalam video kondisi jalan rusak dan tinggal tersisa bebatuan membuat truk yang dikemudikan Neng Ida terus melompat-lompat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ruas jalan yang rusak tersebut merupakan akses satu-satunya menuju tempat destinasi wisata alam Curug Ngebul yang berada di Desa Situhiang, Kecamata Pagelaran.
Neng Ida mengaku, sudah sering melintasi jalan rusak tersebut, dan telah terbiasa membawa truk bermuatan material melintasi jalan tanpa aspal dan tinggal bebatuan itu.
"Dari dulu kan rumah memang di sana, orangtua punya toko material. Suka bantu orangtua bawa truk muatan material, jadi memang terbiasa lewat jalan rusak itu. Termasuk sampai seperti lompat-lompatan begitu, karena kondisi jalannya membuat laju truk seperti itu," ucapnya.
Baca Juga: Viral SPBU Layani Pembelian Pertalite Pakai Jerigen, Warga Meradang
Perempuan berusia 20 tahun itu mengaku sengaja merekam, ketika dirinya mengemudikan truk saat melintasi jalan ekstrem tersebut dengan telepon genggam miliknya dan diunggah ke media sosial.
"Saya sengaja merekam dan mengunggahnya ke media sosial, karena kesal jalan yang rusak telah bertahun-tahun ini, tidak ada perbaikan dari dari pemerintah," katanya.
Padahal, kata dia, tidak hanya masyarakat yang menggunakan akses jalan untuk melakukan aktivitas sehari-hari untuk menjual hasil bumi dan lainnya, namun jalan itu juga merupakan akses menju Curug Ngebul.
"Jalan ini merupakan akses satu-satunya warga untuk beraktivitas menjual hasil bumi ke pasar, ke perkotaan, dan menuju ke Curug Ngebul," ucapnya.
Menurutnya, jalan yang rusak tersebut juga sering membuat pengguna jalan mengalami kecelakaan. Bahkan beberapa waktu lalu satu unit mobil pick up mengalami kecelakan dan terjatuh ke jurang karena tidak kuat menanjak.
"Tanjakannya cukup curam, ditambah konisi jalan hanya bebatuan saja, kaya kemarin ada mobil pick up yang jauh ke jurang disamping, namun untungnya supir tidak ada korban jiwa, dan supir selamat," jelasnya.
Berita Terkait
-
Kata-kata Hesti Purwadinata Buat Mahasiswa yang Demo Hari Ini, Netizen: Bukan Artis Istana
-
Keker ke Langit di Tengah Demo Mahasiswa, Sosok Diduga Intel Bawa Drone Jammer Berharga Fantastis
-
Bentakan Fathimah Azzahra ke Polisi: Bagi Anda Nyawa Teman Saya Tak Ada Artinya!
-
Publik Speaking Namora Siahaan BEM UI Bikin Publik Terkagum-kagum Wapres Kena Senggol
-
Debat Panas Fatimah BEM UI vs Kombes Reynold Elisa, Netizen: Nama Tengahnya Pemberani
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Gempa M 7,7 Guncang Flores, Dedie A. Rachim Inventarisir Sekolah dan Tempat Ibadah Terdampak
-
Tragedi 17 Agustus: Kecelakaan Maut Motor vs Mobil di Bogor Lewatkan Dua Nyawa
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul