SuaraBogor.id - Kabar duka datang dari wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Senin (11/4/2022), yakni anggota kepolisian Ipda Imam Agus Husein meninggal dunia saat bertugas pengamanan aksi demo Mahasiswa.
Sang kekasih dari Ipda Imam Agus Husein, yakni Ipda Nadya Ayu Nurlia memberikan pesan menyentuh saat mengetahui kepergian sang kekasih.
Ipda Nadya Ayu Nurlia ternyata merupakan Kapolsek Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu Riau.
"Sayang gak sakit lagi. Allah udah gak kasi ujian lagi sama kamu, sayang udah lulus. Jawaban Allah adalah kamu ditempatkan di sisi Allah di tempat terindah. Allah lebih sayang kamu," tulis perwira muda ini, lewat instagram @nadyaayunurlia, dikutip dari SuaraRiau, Rabu (13/4/2022).
"U know I love you abang @imamagushussein," timpalnya.
Momen haru itu pun dibagikan perwira muda ini malam hari usai sang kekasih, yang bertugas di Satuan Brimob Polda Sultra meninggal dunia.
Dalam instagram story tersebut, Ipda Nadya juga membagikan sepotong video dari aplikasi TikTok yang memperlihatkan kedekatan mereka selama ini.
Hubungan serius yang mereka jalani selama ini memang jarang terekspos ke publik. Namun tak menyangka, kisah asmara yang dijalani mereka harus berakhir sesuai kehendak yang Maha Kuasa.
Netizen pun memberikan support terhadap Nadya.
Baca Juga: Kapolsek Nadya Nangis, Pamit ke Komandan Minta Izin Lihat Jasad Ipda Imam Terakhir Kali
"Kak nadya semangat ya!!!!!!!!!!!!!! Sehat selalu," tulis akun S**** di aplikasi TikTok.
Diketahui, Ipda Nadya kerap membagikan momen dengan mendiang kekasihnya di akun TikTok @nayu1603.
Sebelumnya diberitakan, Kanit I Wanteror Den Gegansa Sat Brimobda Sulawesi Tenggara, Ipda Imam Agus Husein meninggal dunia usai melakukan pengamanan aksi demonstrasi mahasiswa di depan kantor DPRD Sulawesi Tenggara, Senin (11/4/2022).
Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Ferry Walintukan menegaskan kalau Ipda Imam meninggal dunia bukan akibat adanya tindakan pada saat demonstrasi, melainkan karena sakit.
"Dia meninggal sakit," kata Ferry saat dikonfirmasi Suara.com, Senin.
Ferry menjelaskan kalau ia bertugas di dalam mobil barracuda dan sempat melaporkan kalau aksi demonstrasi selesai sekitar pukul 15.30 WIB. Namun setengah jam kemudian, Imam kembali melapor kalau dirinya mengeluhkan sesak napas.
Tag
Berita Terkait
-
Kapolsek Nadya Nangis, Pamit ke Komandan Minta Izin Lihat Jasad Ipda Imam Terakhir Kali
-
Polisi dan Mahasiswa Pendemo Terekam Buka Puasa Bareng, Publik: Adem Lihatnya
-
Polda Sulteng: Penyebab Ipda Imam Agus Husein Meninggal Bukan karena Aksi Mahasiswa
-
Viral Bocil Bikin Barang Minimarket Berantakan di Lantai, Tante Auto Nyesek
-
Lagi Viral di TikTok, Begini Resep Mudah Korean Fried Chicken KW
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot
-
Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal
-
Lapas Rasa Apartemen di Cibinong, Ahmad Sahroni: Jangan Hukum Keras di Depan, Lemah di Belakang
-
Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara
-
Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong