"Secara geografis yang sama sama berada pada selat malaka dan potensi lain sebenarnya batam jauh lebih berpotensi.
Dari sisi investasi pun sama, belum adanya skema yang efektif dalam rangka menyiapkan wadah supaya potensi investasi dari luar akibat perang di eropa bisa masuk dengan cepat dan mudahpun belum terpenuhi," jelasnya.
Mengatur dan menyiapkan pemerintahan yang handal dan prima untuk negara besar kata Arman seperti Indonesia, tentunya membutuhkan sumber daya yang banyak dan hebat.
"Indonesia memiliki ribuan bahkan jutaan orang hebat terlebih Indonesia akan dan sedang mengalami bonus demografi, banyak anak muda yang hebat dan cekatan yang bisa dilibatkan dalam membangun bangsa, pemikirannyapun akan jauh lebih kreatif dan produktif," cetusnya.
"Kalau kita hanya mengandalkan pada orang yang itu itu saja maka tim itu itu saja juga yang akan dilibatkan pada banyak urusan dalam banyak lembaga atau badan yang menjadi bagian tugasnya, logikanya gerbong yang dibawa oleh pak Joker ya itu saja, bisa jadi dalam satu kasus orang atau tim mumpuni namun dibidang yang lain tidak menguasai," sambungnya.
Dia berharap Presiden Jokowi tidak perlu takut dan risau jika menunjuk orang atau tim lain untuk kasus lain, karena presiden kepala pemerintahan.
"Jangan takut digulingkan oleh musuh politik jika tidak ada joker dibanyak bidang, karena banyak sekali orang pandai dan hebat di indonesia. Semakin banyak orang dengan banyak tanggung jawab dan spesialisasinya maka semakin efektif kerja dengan pertanggungjawaban yang lebih rinci terukur dan optimal," bebernya lagi.
Sebuah istilah dalam ilmu administrasi 'the right man on the right place' adalah sebuah sistem yang teruji dalam menghasilkan target atau output secara efektif dan efisien.
"Jangan sampai salah menempatkan orang karena faktor like or dislike berdampak buruk pada kinerja dan hanya menunggu kehancurannya," tukasnya.
Berita Terkait
-
Belum Lebaran ke Megawati, Jokowi Disebut Masih Komunikasi dengan PDIP Lewat Puan
-
Presiden Yoon Suk Yeol Resmi Dicopot, Apa yang Terjadi di Korsel Selanjutnya?
-
Yoon Suk-Yeol Lengser! Mahkamah Konstitusi Sahkan Pemakzulan Presiden Korea Selatan
-
Ada 'Wisata Jokowi' di Solo yang Sempat Bikin Wamendagri Penasaran, Apa Itu?
-
Luhut Minta Masyarakat Kritik Pemerintah dengan Santun, Fedi Nuril: Ndasmu
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai