SuaraBogor.id - Pernyataan Megawati Soekarnoputri yang melakukan sindiran keras kepada emak-emak viral di media sosial.
Pernyataan Megawati itu terkait banyaknya emak-emak yang antre Minyak Goreng tapi bisa beli baju lebaran.
Pantauan Suarabogor.id, pada unggahan berita berjudul 'Megawati Sentil Emak-emak yang Antre Minyak Goreng tapi Bisa Beli Baju Lebaran: Ini Kan Harus Diriset, Why?' itu menuai sorotan dari netizen.
Bahkan, banyak netizen yang kesal dengan pernyataan pentolan PDIP tersebut.
"Nenek Banteng...km itu koq nggemesin bnget sih...atau mulai pikun ya...omonganya jiiaaann...susah percaya..org sperti itu koq termasuk org ELIT POLITIC," tulis akun @munta***, dikutip dari komentar di Facebook Suara.com, Jumat (22/4/2022).
"Sekarang emak emak di sentil, nanti merajuk ke emak emak pas pemilu untuk milih partai wong cilik," tulis akum M Yusuf***.
"Bukan urusan mu...duit2 mrk,bahagia2 mrk..biarin aja..julid amat sm ibu2 yg bahagia dgn cara mrk.," sahut akun @indra***.
"Sentil emak emak...ntr pas pemilu tiba butuh suara y dri emak emak...jdi cerdas lah dlm memilih partai kusus y buat emak2..," timpal akun @agoes***.
Diberitakan sebelumnya, Megawati Soekarnoputri selaku ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengaku heran dengan fenomena yang terjadi saat ini jelang Lebaran 2022.
Megawati memberikan kritikan khususnya kepada ibu-ibuk yang beberapa waktu lalu mengeluh minyak goreng mahal, sekarang ramai-ramai beli baju lebaran.
Baca Juga: 6 Rekomendasi OOTD Lebaran 2022, Cara Simpel Tampil Penuh Gaya
Kritik itu disampaikan Megawati Soekarnoputri dalam Kick Off & Talkshow Pembentukan BRIDA, Rabu, 20 April 2022. Menurut Ketum PDI Perjuangan tersebut, meskipun ekonomi Indonesia mengalami penurunan tapi rakyatnya masih bisa hidup, pemerintahan masih bisa jalan, ekonomi pun bergerak walau perlahan.
"Saya lihat di pasar-pasar sekarang akibat sudah dilepaskannya aturan PPKM, ibu-ibu berbondong-bondong beli baju baru dan sebagainya, padahal di lain sisi saya juga bingung mereka antre minyak goreng, ini kan harus diriset, why?" kata Megawati mengutip dari Wartaekonomi--Jaringan Suara.com, Kamis (21/4/2022).
Melihat fenomena seperti itu, Megawati menegaskan ekonomi Indonesia meskipun sedang tidak baik akibat pandemi tapi masih bisa bertahan. Megawati menyadari adanya penurunan, tapi ekonomi RI tidak kocar-kacir.
Lebih lanjut, Megawati mengingatkan pemerintah agar fokus untuk membuat perut rakyat kenyang.
Menurutnya, banyak cara bisa dilakukan pemerintah daerah untuk membuat perut rakyat kenyang dan hidupnya layak.
"Beliau (Bung Karno) selalu ingin katakan apa yang terpenting bagi rakyatmu? Perutnya kenyang. Bagaimana mengandalkan perut kenyang rakyat. Jangan hanya cengeng kenaikan harga dan lain sebagainya," tutupnya.
Tag
Berita Terkait
-
6 Rekomendasi OOTD Lebaran 2022, Cara Simpel Tampil Penuh Gaya
-
Bos PT Wilmar Nabati Indonesia Jadi Tersangka Mafia Minyak Goreng, Produk Wilmar Apa Saja?
-
Presiden Jokowi Bagikan Bansos di Puncak, Mahasiswa Demo di Istana Bogor Minta Copot Menteri Yang Buat Gaduh
-
Pos Mudik di Kota Malang Lengkap dengan Layanan Vaksinasi COVID-19
-
DPR Bakal Panggil Mendag Lutfi Pekan Depan, Bahas soal Migor hingga Situasi Terkini
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Terkini
-
KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT
-
KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir
-
Tangani Kebakaran TPAS Galuga 24 Jam, Bupati Bogor Kerahkan Tim Patroli Jalan Kaki hingga Alat Berat
-
Berjibaku 24 Jam di TPAS Galuga, Sinergi Bogor Raya Tekan Kobaran Api Hingga Sisa Titik Akhir