SuaraBogor.id - Kendaraan pemudik mulai melintas di jalur selatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Selasa (26/4/2022) atau H-6 Lebaran 2022 Idul Fitri 1443 Hijriah.
Pemudik tersebut diketahui melalui jalur selatan Cianjur dengan tujuan sejumlah kecamatan di Cianjur dan wilayah selatan Kabupaten Garut, Tasikmalaya dan Sukabumi selatan.
Berdasarkan pantauan di jalur selatan Cianjur, volume kendaraan dengan ciri khas mudik mengalami peningkatan sejak pagi hingga menjelang malam hari dari arah Bandung menuju Cianjur, tepatnya di Jalan Raya Naringgul-Ciwidey, didominasi kendaraan roda empat pada siang hari dan puluhan kendaraan roda dua pada malam hari.
Volume kendaraan yang melintas pada H-6 mengalami peningkatan yang cukup tinggi dibandingkan beberapa hari sebelumnya.
Diprediksi puncak arus mudik yang melintas akan terjadi satu hari menjelang hari raya, sehingga petugas disiagakan di sejumlah posko pelayanan dan pengawasan.
Kapolsek Naringgul, AKP Badru Salam saat dihubungi Selasa mengatakan volume kendaraan dengan ciri khas mudik mulai melintas di jalur selatan Cianjur, yakni pemudik dengan tujuan Garut, Tasikmalaya dan Sukabumi, dan diperkirakan akan terus meningkat hingga H-1 Lebaran.
Untuk memberikan rasa aman dan nyaman serta tempat untuk beristirahat bagi pemudik yang kelelahan, pihaknya telah menyiapkan ruangan di polsek selain rest area Bale Gede untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halamannya masing-masing.
"Kami juga mengimbau pemudik untuk ekstra hati-hati saat melintas di beberapa titik rawan longsor seperti Jalan Raya Sukabakti, dan Hutan Wangunjaya yang rawan longsor terutama saat hujan turun deras, lebih baik berhenti di tempat aman menunggu hujan reda," katanya.
Pihaknya juga menyarankan agar pemudik melakukan perjalanan pada pagi atau sore hari dan menghindari perjalanan malam karena di sepanjang jalur selatan Cianjur, masih minim lampu penerangan jalan yang sudah diajukan untuk ditambah.
"Lebih baik melakukan perjalanan siang atau sore hari karena ketika malam cuaca masih sering hujan ditambah lampu penerangan jalan yang masih minim. Namun untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pemudik, kami bersiaga beberapa pos pelayanan dan pengawasan 24 jam bergantian," demikian Badru Salam. [Antara]
Berita Terkait
-
Mudik ke Wonosobo? Ini 5 Destinasi Wajib untuk Wisata Bareng Keluarga
-
Lawan Ridwan Kamil, Lisa Mariana Akan Konferensi Pers Meski Kondisi Mental Tak Stabil
-
Pakar Sebut Penurunan Jumlah Pemudik pada Lebaran 2025 Disebabkan Efisiensi Anggaran
-
Izinkan Mobil Dinas untuk Mudik, Wali Kota Depok Bisa Diperiksa dalam Kasus Korupsi
-
Apes, Dipakai Mudik Mobil Daihatsu Xenia Malah Rusak Kena Ledakan Balon Udara
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman