SuaraBogor.id - Pada malam perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah/2022 Polres Cianjur memastikan bakal menindak warga Cianjur yang nekat melakukan takbiran keliling. Polisi akan membubarkan masyarakat yang menggelar takbir keliling.
Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengatakan, ia menyiapkan tim patroli khusus dan personel di titik yang berpotensi digunakan atau dilalui masyarakat yang membandel.
"Ada patroli khusus, nanti akan keliling. Selain itu ada anggota juga yang ditempatkan di titik yang biasanya dilalui masyarakat yang takbiran keliling. Jadi nanti sudah bisa dilakukan antisipasi awal," katanya pada wartawan, Minggu (1/5/2022).
Jika ada warga yang ditemukan membandel dan nekat takbiran keliling, Doni memastikan polisi akan meminta mereka kembali ke rumah masing-masing.
"Kalau perlu juga nanti akan dikawal sampai rumah, memastikan masyarakat yang kedapatan menggelar takbiran keliling tidak melanjutkan aktivitasnya tapi segera kembali ke tempat tinggalnya," katanya.
Doni meminta masyarakat tidak menggelar arak-arakan atau takbiran keliling di malam Idul Fitri.
"Masyarakat agar melaksanakan takbir di masjid saja, daripada keliling arak-arakan ke jalan. Ini demi keselamatan bersama," katanya.
Hal serupa juga diungkapkan Bupati Cianjur Herman Suherman. Pihaknya mengatakan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sudah sepakat melarang takbiran keliling atau pawai bedug.
"Sudah keluar surat edarannya, kita sepakat melarang takbiran keliling. Lebih baik takbiran di masjid di dekat rumah," ucapnya.
Baca Juga: Menunggu Sidang Isbat, Warga Cianjur Masih Semangat Membuat Kue Lebaran
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Campak? Ini Cara Aman Menghadapinya
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
Siap-siap Operasi Gabungan! Angkot Tua di Kota Bogor Bakal Dipaksa Berhenti Narik
-
Otak Pembacokan Sadis di Tanah Sareal Ternyata Residivis Begal, Libatkan Pelajar SMK
-
Nasib Ratusan Pedagang Pasca Penggusuran Jalur Puncak, Pasrah Kios Puluhan Tahun Rata dengan Tanah