SuaraBogor.id - Sebuah video memperlihatkan keributan terjadi saat bazaar UMKM di Hari Jadi Bogor atau HJB ke-540 di Kota Bogor, Jawa Barat viral di media sosial.
Dalam video viral tersebut memperlihatkan oknum anggota Dishub Kota Bogor mengempesi ban sepeda motor yang dibawa para peserta yang ikut memeriahkan pesta rakyat tersebut.
Mengutip dari Bogordaily -jaringan Suara.com, aksi Oknum Dishub Kota Bogor itu pun memicu seorang emak-emak ngamuk dan mendatangi oknum petugas yang diduga telah mengempesi sepeda motor yang dibawanya.
“Ini nih yang mengemesi ban motor para pedagang nih,” katanya dalam sebuah rekaman video yang kini viral tersebut.
Sang ibu lalu kembali memperlihatkan deretan sepeda motor yang bannya dikempesi petugas itu. Sambil terus memprotes kejadian itu.
“Ini di sini motor para pedagang dikempsei yah. Tidak ada pemberitahuan (dilarang parkir) seluruhnay dikepetisi,” kata si Ibu sambil terus merekam.
Ia juga meminta pendapat para pemil motor yang sepeda motornya dikempesi.
“Ini namanya Dishub tidak menghormati Walikotanya,” ujar seorang bapak memberikan pendapat setelah banyak motor yang bannya dikempesi itu.
Video ini pun kini semakin viral di berbaga jaringan media sosial.
Entah dalih apa, oknum petugas Dishub yang tertangkap kamera ini melakukan aksi Kempesi ban motor pengunjung dan sebagian besar peserta Bazaar UMKM yang sedang mengisi Stan UMKM dalam rangkaian Helaran HJB 540 di Alun-Alun Kota Bogor pada Minggu sore, 5 Juni 2022, sekitar pukul 16 WIB.
Salah satu saksi mata menyebutkan kepada Bogordaily.net, dirinya tidak mengetahui jika memang tempat tersebut dilarang untuk parkir.
“Memang tidak ada pengumuman bahwa tempat tersebut dilarang untuk parkir. Jika benar dilarang, yah masa langsung dikempisi, kasian dong kami,” ujar salah satu pemilik motor yang ban nya diduga dikempisi oknum petugas Dishub Kota Bogor itu.
Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi resmi dari Dishub mengenai aksi pengempesan ban para peserta bazzar tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Viral! Tamu Vila Mengamuk karena Tak Terima Ditegur Warga Sekitar, Publik: Bang Jago, Nanti Ditangkap Nangis
-
Emak-emak Tak Terima Barang Pesanan Lantaran Dianggap Salah: Saya Pesan Kulkas Bukan Lemari Es
-
Persija Jakarta vs Sabah FC, The Jakmania Lepaskan Kerinduan di Stadion Patriot Candrabhaga
-
Belum Banyak Orang Tahu, Berikut Jalur Alternatif Menuju Puncak Bogor Khusus Motor
-
Tidak Terima Ditegur, Tamu Villa di Puncak Bogor Hajar Warga Sekitar Hingga Terkapar
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Intip Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
-
Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda
-
Niat Cek Gratis Malah Tekor, Emas 24 Karat Konsumen Ini Mendadak Dinilai 20 Karat dan Viral
-
KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara
-
Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya