SuaraBogor.id - General Manager Corporate Communication dan Security PT Mitra Natura Raya (MNR) sebagai pengelola Kebun Raya Bogor, Zaenal Arifin buka suara terkait banyaknya keluhan konser Swaraya 2022.
Dia mengaku, bahwa saat waktu Dzuhur, Maghrib dan Isya pihaknya melakukan break selama 30 menit dan penonton pun melakukan shalat berjamaah di sekitaran Kebun Raya Bogor.
“Kami memohon maaf kepada masyarakat sekitar yang merasa terganggu akibat acara musik yang ada di KRB. Sekiranya hal ini akan menjadi evaluasi kami kedepannya. Terima kasih,” tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, konser Swaraya 2022 yang dilaksanakan di Kebun Raya Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat dikeluhkan banyak orang.
Sekedar diketahui, konser Swaraya 2022 ini dilaksanakan di Kebun Raya Bogor, Minggu (26/6/2022).
Akibat konser Kebun Raya Bogor, membuat rumput rusak (becek) pun juga suara dari konser menjelang waktu solat masih terdengar.
Diketahui bahwa penyanyi dan band papan atas yang akan hadir di Swaraya 2022 antara lain, Tulus, Isyana Sarasvati, Raisa, Pamungkas, Fourtwnty dan Fiersa Besari, Maliq and The Essential.
Seorang warga Lebak Kantin (RB) Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, yang menyayangkan suara musik mengganggu kegiatan pengajian majelis taklim dan waktu solat.
“Kami sangat menyayangkan apa yang telah dilakukan oleh pengelola kebun raya saat ini, yang mana mereka hanya memikirkan keuntungan dari kegiatan yang dibuat, tanpa memikirkan sisi aspek lainnya. Bahkan, saat menjelang waktu solat pun, suara musik masih terdengar sampai di wilayah Sempur. Dan itu sangat menggangu,” katanya, mengutip dari Bogordaily -jaringan Suara.com, Selasa (28/6/2022).
Baca Juga: Hadirkan Musisi Ternama, Konser Bergandeng Bersama Semesta Sukses Digelar Tadi Malam
Menurut nya, Kebun Raya Bogor diketahui sejak jaman dahulu digunakan sebagai tempat percontohan pengembangan berbagai macam spesies hewan dan tumbuhan sehingga dikenal sampai saat ini.
Lebih lanjut, kata RB, sebetulnya masih banyak tempat alternatif lain yang bisa digunakan, baik indoor atau outdoor yang lebih cocok digunakan acara konser musik seperti ini.
“Selama saya tinggal di Bogor baru kali ini saya mengetahui kebun raya dijadikan tempat konser musik yang mana oleh beberapa kalangan dan kokolot sunda kebun raya sangat disakralkan menjadi cagar alam dan budaya masyarakat sunda sejak dahulu,” ungkapnya.
Apalagi kata dia, sebuah video beredar di media sosial memperlihatkan rumput di Kebun Raya Bogor rusak dampak dari konser tersebut.
"Rumput becek dan rusak lagi, saya sih berharap kegiatan seperti itu jangan digelar di Kebun Raya Bogor," tutupnya.
Berita Terkait
-
Hadirkan Musisi Ternama, Konser Bergandeng Bersama Semesta Sukses Digelar Tadi Malam
-
Beberapa Kali Ada Konser di Balikpapan, Satgas Covid-19 Sebut Tidak Ada Kasus Penambahan
-
18 Artis Korea yang Ikut Meriahkan Konser SEVENTEEN 'Be The Sun'
-
Sempat Ditunda, THE BOYZ Batalkan 2 Konser Terakhir THE B ZONE di Amerika
-
Agensi Telah Resmi Membatalkan Dua Tur Konser THE BOYZ di Amerika Serikat
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Mobil Hangus Terbakar di Perumahan Kota Bunga Cipanas, Api Diduga dari Gardu Listrik
-
Tragedi Mandi Bersama Keluarga, Muhamad Arya Saputra Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Cileungsi
-
H+1 Lebaran, 9,4 Juta Orang Serbu Commuter Line: Stasiun Bogor Jadi Titik Terpadat
-
Angkot Dilarang Masuk Puncak! Dishub Bogor Putar Balik Kendaraan di Simpang Gadog
-
BRI Catat 27,7% Kenaikan Remittance Migrant dari Luar Negeri