SuaraBogor.id - Kasus dugaan penyelewengan dana umat yang dilakukan eks Pendiri Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dianggap wajar oleh ACT Bogor Raya.
Menurut Kepala Cabang ACT Bogor Raya, Eka Citra Saputra, permasalahan yang terjadi di pusat itu karena miss manajemen. Kemudian, dirinya tidak tahu berapa orang oknum yang bermasalah di ACT pusat, karena ini by system.
“Oknum yang melakukan hal itu kami kurang tahu berapa orang, karena ini by system. Dan yang kedua, mungkin menjadi wajar, enggak dimana-mana sih, mungkin di perusahaan juga demikian, mungkin di yayasan dan lain sebagainya,” ungkap Eka mengutip dari Bogordaily--jaringan Suara.com
Ditambahkan Eka, bahwa kemungkinan ada orang-orang yang dulu dinonaktifkan oleh manajemen pusat yang kemudian menyerang balik.
“Mungkin ada orang-orang sebelumnya dalam tanda kutip dinonaktifkan oleh manajemen pusat yang akhirnya berbalik menyerang, kan begitu, bisa jadikan. Maka dari itu, ini juga bisa jadi terjadi, begitu di internal kami,” tambahnya.
Eka menjelaskan, sejak Januari 2022, pihak pusat sudah melakukan sejumlah perbaikan. Seperti soal beban operasional dan fasilitas untuk para petinggi.
“Makanya kami sejak Januari 2022 itu, sedang melakukan perbaikan-perbaikan. Pertama, yaitu beban operasional yang begitu tinggi, kami tekan. Yang kedua, fasilitas-fasilitas pejabat yang menggunakan kendaraan mewah, sekarang sudah tidak ada,”
Soal langkah ke depan, Eka menyebut bahwa untuk ACT Bogor Raya akan tetap beraktivitas seperti biasa. Soal langkah hukum ia serahkan kepada manajemen pusat.
"Itu kan internal manajemen. Jadi kami di cabang itu akan tetap berkarya, tetap mengaktivasi mitra untuk menggalang dana, untuk program yang jelas yang bisa kami pertanggung-jawabkan, jadi kami tetap akan berjalan dan juga akan memberikan yang terbaik untuk masyarakat,”
Baca Juga: ACT Minta Maaf: Kami Tidak Menutup Mata Atas Masalah yang Terjadi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Bukan Sekadar Besi Tua! 3 Sepeda Bekas Ini Harganya Bisa Meroket Setara Motor Jika Dipoles
-
Bogor Selatan Punya 3 Destinasi Wisata Sekeren Ubud dan Eropa, Cuma Sejengkal dari Tol
-
Sempat Cemas, Gaji PPPK Paruh Waktu Kabupaten Bogor Akhirnya 'Running', Ini Jadwal Pencairannya
-
Pak Suderajat Kini Punya Lapak Khusus di CFD Cibinong, Yuk Serbu Dagangannya di Spot Nomor 5!
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 32 Kurikulum Merdeka: Bedah Tuntas Potensi Sumber Daya Manusia